AMBON – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX mematangkan penyusunan dan pemutakhiran Buku Induk Tempur (BIT) melalui simulasi Tactical Floor Game (TFG) di Markas Komando Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini difokuskan untuk menguji kesiapan perencanaan operasi, pemahaman tugas setiap unsur, hingga mekanisme koordinasi antarsatuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi operasi.
TFG yang digelar di Gedung Dr. J. Leimena tersebut dipimpin Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Kodaeral IX Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suharsono, S.H., selaku Ketua Tim Penyusun BIT Kodaeral IX. Sejumlah pejabat dan personel turut mengikuti kegiatan, di antaranya Inspektur Kodaeral IX, para Asisten Dankodaeral IX, kepala satuan kerja, perwira staf, serta prajurit Kodaeral IX.
Dalam pelaksanaannya, TFG digunakan untuk menguji pemahaman komandan dan staf terhadap rencana operasi, tugas pokok, organisasi, hubungan komando, serta pola koordinasi sesuai doktrin dan prosedur yang berlaku.
Simulasi tersebut juga menjadi sarana mengevaluasi kesesuaian rencana operasi dengan kemampuan satuan, kondisi medan, serta perkembangan situasi yang mungkin dihadapi saat pelaksanaan tugas.
Kapoksahli Kodaeral IX Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suharsono menegaskan, TFG bukan sekadar simulasi penempatan tanda-tanda satuan di atas peta. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan proses analisis untuk menguji pengambilan keputusan sekaligus mengidentifikasi kelemahan dalam perencanaan operasi.
Melalui simulasi ini, setiap unsur diharapkan mampu memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, termasuk batas kewenangan serta pola koordinasi dalam rantai komando.
Kejelasan mekanisme pelaporan dan pengambilan keputusan juga menjadi aspek yang diuji. Hal ini diperlukan agar seluruh unsur memiliki pemahaman yang sama sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan secara terpadu.
Selama simulasi berlangsung, personel dari setiap pos komando dan unsur pos tempur terkait mengikuti skenario latihan menggunakan peta. Masing-masing personel memerankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawabnya dalam skenario yang telah disiapkan.
Hasil evaluasi dari proses tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan dan pemutakhiran BIT Kodaeral IX. Dokumen ini diharapkan tersusun secara sistematis, sesuai kebutuhan satuan, serta dapat menjadi pedoman dalam mendukung kesiapan pelaksanaan tugas.
Melalui kegiatan TFG, Kodaeral IX berupaya meningkatkan kualitas perencanaan operasi, ketepatan pengambilan keputusan, dan keterpaduan koordinasi antarsatuan dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Laut di wilayah kerjanya.