JAKARTA β Perjuangan pasangan ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari dan Apriyani Rahayu, harus terhenti lebih cepat pada ajang Indonesia Open 2026 setelah gagal melewati rintangan pertama di babak 32 besar.
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026), duet Merah Putih tersebut menghadapi pasangan kuat asal Jepang, Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto, yang datang sebagai unggulan kelima turnamen level BWF Super 1000 tersebut.
Dalam pertandingan yang berlangsung selama 51 menit di Court 1, Lanny dan Apriyani memberikan perlawanan sengit, namun akhirnya harus mengakui keunggulan wakil Negeri Sakura dengan skor 18-21 dan 19-21.
Sejak awal gim pertama, pertandingan berlangsung dalam tempo cepat dengan kedua pasangan saling menekan melalui permainan reli dan adu penempatan shuttlecock.
Lanny dan Apriyani beberapa kali mampu menjaga jarak poin tetap ketat, tetapi pengalaman Fukushima dan Matsumoto dalam menghadapi laga-laga besar menjadi faktor penting yang membuat pasangan Jepang mampu mengamankan gim pembuka dengan skor 21-18.
Memasuki gim kedua, wakil Indonesia berusaha meningkatkan intensitas serangan untuk membalikkan keadaan.
Sejumlah kombinasi pukulan cepat di depan net dan serangan dari area belakang sempat membuat pasangan Jepang berada dalam tekanan.
Namun ketenangan Fukushima dan Matsumoto kembali terlihat pada momen-momen krusial menjelang akhir pertandingan.
Saat skor memasuki fase penentuan, pasangan Jepang mampu menjaga konsistensi permainan dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-19 sekaligus memastikan tiket ke babak berikutnya.
Kekalahan ini membuat Lanny dan Apriyani harus mengakhiri perjalanan mereka di Indonesia Open 2026 lebih awal.
Hasil tersebut juga membuat catatan pertemuan kedua pasangan kini berpihak kepada Fukushima dan Matsumoto dengan keunggulan 1-0.
Dari sisi peringkat dunia, pasangan Indonesia saat ini berada di posisi ke-71 BWF, sedangkan lawan mereka menempati ranking kelima dunia sehingga pertandingan ini menjadi ujian berat bagi wakil tuan rumah sejak awal turnamen.
Meski belum mampu melangkah lebih jauh, penampilan Lanny dan Apriyani menunjukkan semangat juang yang patut diapresiasi saat menghadapi salah satu pasangan elite dunia di hadapan publik Istora Senayan.
Indonesia Open 2026 sendiri menjadi salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender bulu tangkis dunia dengan total hadiah mencapai USD 1,45 juta serta diikuti para pemain terbaik dari berbagai negara.***