JAKARTA – Ahn Sung-ki, aktor senior Korea Selatan yang dikenal lewat film fenomenal ‘Silmido’ dan ‘Radio Star,’ meninggal dunia pada usia 74 tahun.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh agensi Artist Company dan Rumah Sakit Universitas Soonchunhyang di Seoul, yang menyebut Ahn telah berjuang melawan kanker darah, menurut laporan Associated Press.
Mengutip Variety, Senin (5/1/2026), Ahn memulai kariernya di dunia film sebagai aktor cilik pada usia lima tahun melalui film “The Twilight Train” (1957) dan membintangi sekitar 70 film sebelum vakum di masa remajanya.
Setelah menamatkan studi bahasa Vietnam di Hankuk University of Foreign Studies dengan predikat cum laude, Ahn menghadapi tantangan untuk kembali meniti karier akting.
Kembalinya ke layar lebar terjadi pada 1977, dan peran dewasa pertamanya yang menonjol adalah di drama generasi “Good, Windy Days” (1980) karya Lee Jang-ho, yang membawanya meraih Grand Bell Award untuk aktor baru terbaik.
Selama lebih dari enam dekade, Ahn menjadi figur ikonik dalam perfilman modern Korea, dikenal atas aktingnya yang tenang, berwibawa, dan penuh ketajaman emosional.
Filmografi Ahn mencakup “Mandara,” “Whale Hunting,” “White Badge,” “Two Cops,” “Silmido,” hingga drama musik “Radio Star,” di mana ia berperan sebagai manajer setia penyanyi yang menua.
Ahn memegang rekor lima penghargaan Grand Bell untuk aktor terbaik, dipuji karena kariernya yang konsisten dan reputasi tanpa skandal, membuatnya dipercaya publik secara luas.
Dalam wawancara 2023, Ahn menyatakan, “Harapan yang diletakkan pada saya memotivasi saya untuk hidup dan bekerja dengan cara yang pantas bagi rasa hormat publik,” dan menambahkan bahwa ia menghindari adegan romantis jika hanya sekadar efek dramatis.
Selain layar lebar, Ahn aktif dalam komunitas film Korea, menjabat ketua Korean Film Actors Association dan memperjuangkan hak-hak para pemain saat industri mengalami perubahan.
Ahn meninggalkan istri, Oh So-yeong, dan dua putranya, meninggalkan warisan sinema yang akan terus dikenang.***