JAKARTA – Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UP TMR) menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut lonjakan pengunjung selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah. Berbagai langkah strategis telah disiapkan guna memastikan kenyamanan, keamanan, serta kelancaran aktivitas wisata di kawasan tersebut.
Mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2018 tentang optimalisasi kegiatan dan penanganan pengunjung di tempat wisata pada hari-hari tertentu, Taman Margasatwa Ragunan tidak akan beroperasi pada hari pertama Lebaran. Kawasan wisata ini baru akan dibuka pada hari kedua Idulfitri atau H+1.
Kepala UP Taman Margasatwa Ragunan, drh. Endah Rumiyati, M.Si.M., menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan jumlah kunjungan mencapai 400.000 orang selama periode libur Lebaran yang berlangsung dari 22 hingga 29 Maret 2026.
Target tersebut didasarkan pada data historis tahun sebelumnya. Pada libur Idulfitri 2025, Ragunan mencatat total kunjungan sebanyak 610.416 orang dalam kurun waktu 14 hari, dengan rata-rata sekitar 43.000 pengunjung per hari.
“Dengan melihat tren tersebut, kami optimistis target tahun ini dapat tercapai meskipun durasi libur lebih singkat,” ujar Endah, diberikan melalui wawancara tertulis dengan Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang P. kepada Garuda TV.
Dalam rangka menyambut pengunjung, Ragunan telah melakukan pembenahan kawasan, termasuk penataan estetika melalui dekorasi tematik Lebaran. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Lebaran Asyik di Ragunan, Bersama Satwa Tebar Cinta, Raih Keberkahan.”
Tema tersebut diharapkan dapat memberikan nuansa berbeda sekaligus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap satwa dan lingkungan.
Dari sisi infrastruktur, pengelola menyiapkan 27 titik lahan parkir tambahan yang tersebar di dalam kawasan. Kapasitas parkir ini mampu menampung hingga 5.500 mobil dan sekitar 20.000 sepeda motor.
Selain itu, aspek keamanan dan pelayanan juga menjadi perhatian utama. Sebanyak 854 personel dikerahkan untuk mendukung operasional selama libur Lebaran. Jumlah tersebut terdiri dari 105 aparatur sipil negara (ASN), 37 petugas P3K paruh waktu, 542 petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), serta 170 tenaga tambahan insidental.
Pengamanan juga diperkuat melalui koordinasi dengan TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya guna menjaga kondusivitas kawasan wisata.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, jam operasional Ragunan dimajukan menjadi pukul 06.00 hingga 16.00 WIB, lebih awal satu jam dari jam operasional normal.
Sebagai daya tarik tambahan, Ragunan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti Keeper Talk dan feeding time yang berlangsung setiap hari selama periode libur, yakni 22 hingga 29 Maret 2026.
Program ini melibatkan berbagai satwa ikonik seperti orangutan, komodo, gajah Sumatra, jerapah, harimau benggala, burung pelikan, hingga buaya muara. Melalui kegiatan ini, pengunjung tidak hanya menikmati rekreasi, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai kehidupan satwa dan pentingnya konservasi.
Dengan berbagai persiapan tersebut, UP Taman Margasatwa Ragunan berharap dapat memberikan pelayanan yang optimal serta pengalaman rekreasi yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pengunjung.
Di akhir pernyataannya, seluruh jajaran UP TMR juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada masyarakat, disertai harapan agar momen Lebaran dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan. (ACH)