Momen Idulfitri 1447 H menjadi waktu bagi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), untuk kembali ke hiruk-pikuk Jakarta. Bersama Ibu Iriana, Jokowi memilih Masjid Agung Al-Bina di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) sebagai tempat menunaikan salat Id, Sabtu (21/3/2026).
Meski tampil sederhana, jawaban-jawaban singkat penuh teka-teki dari sang mantan presiden justru menjadi sorotan utama awak media.
Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) mendadak riuh pagi tadi. Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, hadir di tengah jemaah Masjid Agung Al-Bina untuk menunaikan salat Idulfitri 1447 H. Kehadiran Jokowi yang didampingi putra bungsunya, Kaesang Pangarep, langsung disambut antusiasme warga yang berebut ingin berswafoto.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah pernyataan filosofis Jokowi saat ditanya mengenai makna Lebaran tahun ini. Dengan tenang, ia hanya melontarkan satu kata kunci: “Kesabaran.”
Teka-teki “Memaafkan”
Ketika awak media mencoba menggali lebih dalam mengenai rencana Lebaran atau pesan yang ingin disampaikan, Jokowi kembali memberikan jawaban singkat yang sarat makna.
“Memaafkan, udah,” ucapnya pelan sembari terus berjalan menuju mobil dinasnya.
Jokowi enggan merinci siapa sosok yang dimaksud atau konteks dari kata “memaafkan” tersebut. Ia hanya melempar senyum tipis di balik pengawalan ketat Paspampres, sementara Ibu Iriana yang tampil anggun dengan busana muslim bernuansa putih sudah menunggu di dalam kendaraan.
Mudik Terbalik demi Sang Cucu
Berbeda dengan jutaan orang yang mudik meninggalkan Jakarta, Jokowi justru melakukan “mudik terbalik” dari Solo menuju Ibu Kota. Melalui unggahan di media sosialnya, ia mengaku rindu ingin menghabiskan waktu bersama cucu-cucunya.
“Saya bersama Ibu Iriana berangkat dari Solo menuju Jakarta untuk berkumpul dengan keluarga, melepas rindu, terutama dengan cucu-cucu yang selalu membawa keceriaan dan cerita baru,” tulis Jokowi.
Jokowi dijadwalkan berada di Jakarta hingga 24 Maret 2026 sebelum akhirnya bertolak kembali ke kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Tak lupa, ia menitipkan pesan bagi seluruh masyarakat agar menjadikan Idulfitri sebagai momentum mempererat kehangatan keluarga.
“Selamat menyambut Hari Raya Idulfitri. Semoga perjalanan kita semua dilancarkan dan silaturahmi yang terjalin dipenuhi kegembiraan,” pungkasnya.