BANDUNG – Memasuki musim haji 2025, toko perlengkapan dan oleh-oleh haji di Kota Bandung, Jawa Barat, mulai diserbu warga. Peningkatan pembelian terutama terlihat pada produk-produk khas Arab Saudi seperti kurma, kacang arab, air zam-zam, serta perlengkapan ibadah seperti baju ihram dan gamis.
Salah satu toko perlengkapan haji yang mengalami lonjakan pesanan berada di kawasan Inhoftank. Produk seperti peci, sajadah, hingga baju ihram kini ramai dibeli oleh para calon jemaah dan keluarga mereka yang ingin menyiapkan kebutuhan lebih awal.
Harga perlengkapan bervariasi, tergantung bahan dan ukuran. Baju ihram dijual mulai dari Rp145.000 hingga Rp500.000, sementara peci dan sajadah dibanderol puluhan hingga ratusan ribu rupiah.
Pengelola toko perlengkapan haji, Ilham Ridwan, mengungkapkan bahwa peningkatan pembelian sudah terasa sejak Ramadan. “Peningkatan pembeli mencapai 30 hingga 50 persen,” ujarnya.
Ilham menambahkan, toko oleh-oleh haji kini menjadi solusi praktis bagi jamaah yang ingin berbagi dengan kerabat di Tanah Air. “Kehadiran toko-toko oleh-oleh dan perlengkapan haji memudahkan para pelanggan untuk berbagi kurma dan air zam-zam kepada kerabat dan tetangga tanpa perlu membawa sendiri dari Tanah Suci,” jelasnya.
Antusiasme warga Bandung terhadap musim haji tahun ini juga mencerminkan semangat berbagi dan persiapan yang matang, baik dari sisi ibadah maupun oleh-oleh khas yang menjadi bagian dari tradisi haji.