“Kami baru saja menabrak seseorang. Ada api di mesin,” ujar pilot Frontier Airlines dengan suara tenang namun mendesak melalui radio menara pengawas. Pesawat dengan nomor penerbangan 4345 itu terpaksa membatalkan lepas landas secara darurat di Bandara Internasional Denver (DIA) pada Jumat malam.
Insiden bermula ketika seorang individu yang tidak disebutkan identitasnya nekat memanjat pagar perimeter bandara sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Hanya dua menit berselang, saat pesawat Airbus A321 tersebut sedang melaju kencang untuk lepas landas menuju Los Angeles, benturan maut tak terelakkan.
Mengingat pesawat komersial biasanya dipacu hingga kecepatan 240–290 km/jam saat take-off, tabrakan tersebut seketika memicu kebakaran pada mesin pesawat.
Evakuasi Dramatis di Tengah Asap
Asap mulai memenuhi kabin, memicu kepanikan di antara 224 penumpang. Petugas pemadam kebakaran Denver bergerak cepat memadamkan api, sementara seluruh penumpang dan 7 kru dievakuasi menggunakan seluncuran darurat (inflatable slides).
“Saya mendengar suara benturan keras, lalu melihat sayap kanan terbakar dan meledak,” kenang Jose Cervantes, salah satu penumpang. “Saya pikir saya akan terpakar hidup-hidup saat melihat asap memenuhi kabin.”
Akibat evakuasi darurat ini, 12 orang dilaporkan mengalami luka ringan, dengan lima di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Sekretaris Transportasi, Sean Duffy, mengecam keras tindakan penyusupan tersebut. “Seseorang dengan sengaja memanjat pagar dan lari ke landasan. Tidak boleh ada seorang pun yang menyusup ke area bandara karena risikonya sangat fatal,” tegasnya.
Pihak bandara memastikan bahwa penyusup tersebut bukan merupakan karyawan bandara dan pemeriksaan fisik menunjukkan pagar perimeter dalam kondisi utuh sebelum kejadian.
Saat ini, landasan pacu tersebut ditutup sementara sementara FAA (Federal Aviation Administration) dan NTSB (National Transportation Safety Board) melakukan investigasi mendalam atas pelanggaran keamanan dan insiden teknis ini.