BANTEN – Seorang penumpang Citilink rute Denpasar-Jakarta diduga menjadi korban pelecehan di dalam pesawat, Senin (14/7/2025) malam. Pelaku berhasil diamankan polisi di Bandara Soetta.
Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Ronald Sipayung, membenarkan adanya laporan terkait dugaan pelecehan tersebut. “Iya, benar kita ada menerima laporan dari masyarakat terkait kasus pelecehan (sesama penumpang pesawat),” ujar Ronald saat dikonfirmasi di Tangerang, Selasa (15/7/2025).
Kronologi Kejadian di Dalam Pesawat
Peristiwa ini terjadi di dalam kabin pesawat Citilink saat penerbangan dari Denpasar menuju Jakarta. Berdasarkan pemeriksaan awal, insiden tersebut berlangsung menjelang pendaratan di Bandara Soetta. Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk korban dan terduga pelaku.
“Kasus tersebut masih dalam penanganan tim penyidik dengan melakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah saksi, korban, dan terduga pelaku. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan awal oleh penyidik,” kata Ronald.
Respons Citilink: Kejadian Terjadi Pasca-Pendaratan
Pihak maskapai Citilink melalui Head of Corporate Secretary & CSR Division, Tashia Scholz, juga membenarkan adanya insiden tersebut. Menurut Tashia, dugaan pelecehan terjadi setelah pesawat mendarat di Terminal Bandara Soetta pada Senin malam.
“Kejadian itu diketahui terjadi setelah pendaratan pesawat di Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Senin malam,” ungkapnya.
Citilink menyatakan akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menangani kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Maskapai juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang selama penerbangan.
Penyelidikan Berlanjut, Pelaku Dalam Pemeriksaan
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut. Terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap tindakan yang mengganggu keamanan selama penerbangan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan keamanan dan kenyamanan bersama di transportasi umum, termasuk penerbangan. Pihak berwenang di Bandara Soetta terus meningkatkan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Langkah Hukum dan Antisipasi
Insiden ini menambah daftar tantangan keamanan di sektor penerbangan, seiring dengan upaya maskapai dan otoritas bandara untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi semua penumpang. Pihak kepolisian berjanji akan menangani kasus ini secara transparan dan sesuai hukum yang berlaku.
Bagi penumpang yang mengalami atau menyaksikan tindakan mencurigakan selama penerbangan, disarankan untuk segera melapor kepada awak kabin atau otoritas bandara terdekat. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan dan mencegah eskalasi lebih lanjut.
Kasus dugaan pelecehan di pesawat Citilink ini menjadi sorotan publik dan mengundang perhatian terhadap pentingnya menjaga etika dan keamanan selama perjalanan udara. Pihak berwenang kini fokus untuk memastikan keadilan bagi korban dan mencegah insiden serupa terjadi lagi.


