JAKARTA – Piala Dunia FIFA 2026 memasuki babak semifinal. Prancis dan Spanyol akan membuka laga di Stadion Dallas, Texas, pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, sebelum Argentina menghadapi Inggris di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, sehari kemudian.
Semifinal pertama mempertemukan serangan produktif Prancis dengan pertahanan tangguh Spanyol. Les Bleus telah mencetak 16 gol, terbanyak di turnamen, dengan Kylian Mbappé mencatat delapan gol. Sementara itu, La Roja hanya menghadapi tujuh tembakan tepat sasaran sepanjang enam laga, dengan Aymeric Laporte, Unai Simon, dan Rodri menjadi pilar pertahanan. Model superkomputer Opta memberi Prancis peluang 42,1 persen menang dalam waktu normal, Spanyol 31,8 persen, dan kemungkinan laga berlanjut ke perpanjangan waktu sebesar 26,1 persen.
Semifinal kedua akan menghidupkan kembali rivalitas klasik Argentina vs Inggris. Pertemuan bersejarah kedua tim di Piala Dunia selalu penuh drama, dari “Tangan Tuhan” Diego Maradona (1986) hingga kartu merah David Beckham (1998). Kini, Lionel Messi akan berhadapan dengan generasi bintang Inggris seperti Harry Kane dan Jude Bellingham.
Departemen Kepolisian Atlanta telah meningkatkan pengamanan di seluruh kota menjelang laga panas tersebut, menempatkan personel tambahan di stadion, distrik hiburan, dan area ramai. Federasi Veteran Perang 2 April Argentina menyerukan agar pendukung tidak mencampurkan politik dalam pertandingan.
Di luar lapangan, tim Norwegia disambut bak pahlawan di Oslo setelah tersingkir, suvenir unik Erling Haaland berupa rakun menjadi viral, dan Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut proposal memperluas Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim akan dipertimbangkan.
Pemenang semifinal akan bertemu pada final pada Senin (20/7) di Stadion MetLife, New Jersey, untuk memperebutkan trofi juara dunia.