Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Wisma Danantara Indonesia yang berlokasi di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, pada Senin siang. Peresmian ini menandai babak baru kiprah Danantara Indonesia sebagai lembaga pengelola investasi negara, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025.
Dalam suasana yang sederhana namun sarat makna, acara dimulai dengan laporan singkat dari Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, serta pemotongan tumpeng oleh Presiden Prabowo. Potongan tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada Kepala BPI Danantara sebagai simbol rasa syukur atas dimulainya era baru pengelolaan investasi nasional.
Dalam laporannya, Rosan Roeslani menyampaikan apresiasi mendalam atas arahan langsung Presiden Prabowo untuk mendirikan kantor pusat Danantara Indonesia di Wisma Danantara. Ia juga mengungkapkan bahwa lembaga ini kini mengelola aset lebih dari 1 miliar dolar AS dan membawahi 889 BUMN strategis di berbagai sektor.
Sejak diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada 24 Februari 2025, Danantara Indonesia telah mencatat pencapaian signifikan, termasuk kerja sama investasi internasional senilai 7 miliar dolar AS dari sejumlah negara mitra seperti Qatar, Rusia, Tiongkok, dan Australia. Pada Juli mendatang, lembaga ini juga diproyeksikan menerima tambahan pendanaan sebesar 10 miliar dolar AS dari perbankan luar negeri.
Laporan Tim Garuda TV – Jakarta
Caption | Admin: Raihana