Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026). Pertemuan strategis ini membahas akselerasi pencetakan kader pemimpin nasional serta progres fisik pembangunan fasilitas pendidikan URI.
Momen pertemuan tersebut diunggah oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui media sosial resminya.
“Pada pertemuan tersebut, dibahas perkembangan program pendidikan dan pelatihan kepemimpinan melalui Universitas Republik Indonesia,” ungkap Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Persiapan Magang 384 Cadangan Pemimpin dan Pembangunan Gedung Cikasungka
Dalam kesempatan tersebut, Donny Ermawan memaparkan dua poin laporan krusial kepada Presiden Prabowo:
-
Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD): Sebanyak 384 peserta didik P3MD dilaporkan siap diterjunkan untuk melaksanakan program magang intensif yang dijadwalkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2027.
-
Infrastruktur Kampus URI: Perkembangan pembangunan gedung Universitas Republik Indonesia yang berlokasi di Cikasungka, Bogor, sebagai pusat sarana pendidikan dan penempaan kepemimpinan nasional.
“Gubernur URI melaporkan perkembangan 384 peserta didik P3MD yang dijadwalkan magang awal tahun depan, serta progres pembangunan gedung URI di Cikasungka, Bogor, sebagai bagian dari pengembangan sarana pelatihan kepemimpinan,” lanjut Teddy.
Visi Mencetak SDM Unggul dan Berintegritas
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menempatkan keberadaan URI sebagai pilar utama transformasi sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Lembaga ini dirancang khusus guna melahirkan calon-calon pemimpin bangsa yang tidak hanya memiliki keunggulan akademis, tetapi juga integritas moral dan jiwa nasionalisme yang kokoh.
“Pemerintah terus mendorong pengembangan Universitas Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan siap mengambil peran aktif dalam pembangunan serta kepemimpinan nasional,” pungkas Seskab Teddy.