Rasa kecewa mendalam tak bisa disembunyikan oleh pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama. Impiannya untuk merasakan sensasi start dari posisi terdepan (pole position) untuk pertama kalinya di ajang Kejuaraan Dunia Moto3 harus kandas setelah rangkaian balapan MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island resmi dibatalkan pada Minggu (25/10/2026).
Keputusan pahit ini diambil oleh Race Direction akibat cuaca buruk ekstrem dan jarak pandang (visibility) yang sangat minim. Kondisi tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan para pembalap, tetapi juga melumpuhkan operasional penerbangan helikopter medis darurat di sekitar area sirkuit.
Kelas Moto3 menjadi kategori pertama yang diputuskan batal digelar. Meskipun penyelenggara sempat menunda keputusan untuk kelas Moto2 dan MotoGP sembari menunggu cuaca membaik hingga sore hari, kondisi lintasan tak kunjung bersahabat. Alhasil, seluruh agenda hari terakhir di Phillip Island berakhir total antiklimaks, sekaligus menjadi perpisahan yang suram bagi sejarah balapan di sirkuit legendaris tersebut.
Veda: “Kami Harus Hormati Keputusan, Sampai Jumpa di Malaysia”
Bagi Veda, pembatalan ini terasa begitu menyesakkan. Pasalnya, pembalap andalan Honda Team Asia itu telah membangun momentum positif sepanjang akhir pekan dan menunjukkan performa kompetitif yang menjanjikan.
“Ya, saya merasa sedih karena kami tidak bisa balapan di Phillip Island, terutama karena ini menjadi balapan terakhir di sini,” ujar Veda dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia.
“Saya mengawali akhir pekan dengan baik dan berhasil meraih pole position pertama saya. Sejujurnya, saya sangat ingin balapan karena ini adalah trek yang menyenangkan. Namun, bagaimanapun juga, kami harus menghormati keputusan Race Direction. Saya menantikan balapan di Malaysia pekan depan,” imbuhnya.
Ukir Sejarah Emas: Pembalap Indonesia Pertama Raih Pole Position
Kegagalan turun lintasan ini terasa semakin disayangkan mengingat akhir pekan di Phillip Island sebenarnya telah mencatatkan tinta emas bagi sejarah olahraga otomotif Indonesia.
Sehari sebelumnya pada sesi kualifikasi Sabtu (24/10/2026), Veda sukses mencetak rekor fantastis sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil merebut pole position di kelas Grand Prix Moto3. Di atas lintasan cepat Phillip Island, Veda membukukan waktu lap fantastis 1 menit 35,299 detik.
Hebatnya lagi, catatan waktu tersebut mampu mengungguli sang juara dunia Moto3 2026, Maximo Quiles, yang sempat mendominasi sebelum akhirnya disalip pada detik-detik akhir kualifikasi.
Karakter sirkuit Phillip Island yang mengalir cepat sejatinya sangat cocok dengan gaya balap Veda. Kesempatan emas untuk mendulang poin maksimal dan unjuk gigi di musim debutnya pun kini harus diikhlaskan tersapu badai.
Meski gagal melahap satu lap pun di balapan utama, torehan sejarah pole position di Australia membuktikan bahwa mental dan kecepatan Veda Ega Pratama telah siap diperhitungkan di kasta tertinggi balap motor dunia.