JAKARTA – Puluhan penumpang dan awak kapal pesiar MV Hondius dievakuasi dari Tenerife setelah wabah hantavirus mematikan menewaskan tiga orang dan membuat delapan lainnya jatuh sakit. Kapal yang membawa 146 orang itu tiba di Kepulauan Canary pada Minggu dini hari (10/5/2026).
Warga Inggris termasuk di antara mereka yang dipulangkan. Sebuah penerbangan sewaan membawa 22 warga Inggris ke Manchester pada Minggu malam, sebelum menjalani karantina di Rumah Sakit Arrowe Park, Wirral. “Semua penumpang dan awak pesawat selamat; operasi penyelamatan telah selesai. Kami sekarang sedang menyelidiki kecelakaan tersebut,” kata Gyanendra Bhul, juru bicara otoritas penerbangan sipil Nepal, kepada AFP, dilansir The Guardian.
Penumpang dari berbagai negara, termasuk Spanyol, Belanda, Jerman, Belgia, Yunani, Kanada, Turki, Prancis, Irlandia, dan Amerika Serikat, diterbangkan ke negara masing-masing. Pemerintah Prancis mengonfirmasi satu dari lima warganya menunjukkan gejala, sementara otoritas AS melaporkan satu kasus positif ringan berdasarkan tes PCR untuk strain Andes.
Sebanyak 38 awak kapal berkebangsaan Filipina juga dipulangkan ke Belanda untuk menjalani karantina, sementara 14 kru teknis tetap berada di kapal untuk membawanya ke Rotterdam.
WHO menegaskan bahwa meski hantavirus serius, penyebarannya terbatas pada kontak dekat dan tidak akan memicu pandemi baru. Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan, “Berdasarkan penilaian kami, apa yang Anda katakan tidak akan terjadi.”