PAPUA SELATAN – Kericuhan antara warga binaan dan petugas saat razia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, berujung kebakaran pada Jumat (9/10/2026) pagi. Polisi kini menyelidiki dugaan pembakaran untuk mengungkap penyebab kebakaran sekaligus mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, insiden bermula ketika petugas lapas menggelar razia untuk menertibkan blok hunian. Namun, pelaksanaan razia tersebut mendapat penolakan dari salah satu warga binaan hingga memicu keributan di dalam lapas.
Situasi kemudian berkembang hingga muncul api di area lapas. Pihak lapas selanjutnya menghubungi kepolisian untuk meminta bantuan penanganan.
“Setelah itu petugas menghubungi kami. Masih kami dalami, termasuk siapa yang membakar. Itu diduga dibakar,” ujar Leonardo, Jumat (9/10/2026).
Polisi menerima laporan mengenai munculnya kepulan asap sekitar pukul 08.30 WIT. Api kemudian membesar dan merembet hingga ke bagian luar kompleks lapas.
Petugas pemadam kebakaran bersama personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api sekaligus mengamankan situasi. Pengamanan juga dilakukan di sekitar lapas guna mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan selama proses penanganan berlangsung.
Di tengah upaya pemadaman, aparat masih berusaha mengendalikan situasi di dalam lapas. Hingga Jumat siang, petugas belum dapat memasuki seluruh area karena proses penanganan dan pengamanan masih berlangsung.
Kepolisian memilih mengedepankan pendekatan persuasif melalui negosiasi dengan pihak di dalam lapas. Langkah tersebut dilakukan untuk membuka akses masuk, mendata kondisi warga binaan, serta mempersiapkan tindakan pengamanan lanjutan.
“Kami masih mencoba mendata dan menegosiasikan untuk masuk ke dalam. Nantinya kami juga akan melakukan razia,” kata Leonardo.
Sementara itu, rekaman video amatir yang beredar di masyarakat memperlihatkan asap hitam pekat membumbung dari kompleks lapas, disertai kobaran api yang melalap sebagian fasilitas bangunan. Situasi di sekitar lokasi sempat diwarnai kepanikan ketika sejumlah orang berupaya menyelamatkan diri dari area yang terbakar.
Kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan lapas. Meski demikian, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam laporan kejadian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa yang berawal dari kericuhan saat razia hingga munculnya kebakaran. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan mengungkap dugaan keterlibatan pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Hingga penanganan berlangsung, aparat juga berupaya memastikan situasi di dalam Lapas Kelas IIB Merauke kembali terkendali sebelum melanjutkan pemeriksaan dan pendataan secara menyeluruh.