JAKARTA – Manchester United kembali bergerak agresif menjelang penutupan bursa transfer musim panas dengan membidik pemain Real Madrid.
Klub berjuluk Setan Merah itu membutuhkan tambahan gelandang serta bek kiri untuk memperkuat skuad Michael Carrick.
Laporan Cadena SER menyebut Manchester United menyiapkan anggaran sekitar €80 juta atau sekitar Rp1,65 triliun untuk dua posisi tersebut.
Eduardo Camavinga menjadi salah satu nama yang kembali muncul dalam daftar pemain yang dipertimbangkan Manchester United.
Gelandang asal Prancis itu juga memiliki kemampuan bermain sebagai bek kiri sehingga menawarkan fleksibilitas bagi kebutuhan tim.
Situasi Camavinga di Real Madrid disebut berubah setelah dirinya tidak lagi menjadi pilihan utama dalam persaingan lini tengah.
Cadena SER melaporkan Real Madrid terbuka mendengarkan tawaran untuk Camavinga karena sang pemain berpotensi mendapatkan menit bermain lebih sedikit.
Los Blancos bahkan disebut ingin memasukkan Ferland Mendy dalam pembicaraan jika negosiasi dengan Manchester United berkembang.
Mendy menjadi opsi menarik karena pengalaman serta kemampuannya bermain sebagai bek kiri, meski masalah cedera membuat masa depannya di Madrid tidak sepenuhnya aman.
Namun, sejauh ini belum terdapat hubungan konkret antara Manchester United dan Mendy meski namanya ikut disebut dalam laporan mengenai rencana transfer tersebut.
Mengutip TEAMTalk, Sabtu (29/8/2026), minat Manchester United terhadap Camavinga bukan kabar baru karena Graeme Bailey sebelumnya telah mengungkap ketertarikan klub Inggris itu kepada sang pemain.
Di sisi lain, Manchester United juga menerima tawaran untuk memperkuat lini depan melalui dua nama berpengalaman dari kompetisi Eropa.
Alexander Sorloth dari Atletico Madrid disebut telah ditawarkan kepada pemilik Manchester United, INEOS, menjelang berakhirnya periode transfer.
Penyerang Norwegia tersebut dikabarkan terbuka terhadap kemungkinan kembali bermain di Premier League setelah sebelumnya memperkuat Crystal Palace.
Nama Jonathan David juga masuk dalam daftar pemain yang ditawarkan kepada Manchester United oleh sejumlah perantara transfer.
Striker Juventus sekaligus pemain tim nasional Kanada itu menjadi opsi tambahan bagi Manchester United yang akan tampil di Liga Champions musim ini.
Meski demikian, sektor bek kiri tetap menjadi salah satu pekerjaan rumah utama Manchester United sebelum tenggat transfer.
Alejandro Balde sebelumnya menjadi target, tetapi biaya transfer dan tuntutan gaji membuat peluang kepindahannya ke Old Trafford semakin sulit.
Fabrizio Romano menyebut Manchester United masih mencari solusi di posisi bek kiri dalam beberapa hari terakhir bursa transfer.
Romano mengatakan Manchester United kemungkinan memilih bek kiri berpengalaman yang mampu memberikan persaingan internal ketimbang mengejar nama besar dengan biaya sangat tinggi.
Ia juga membandingkan kemungkinan rekrutan tersebut dengan profil Sergio Reguilon yang pernah dipinjam Manchester United dari Tottenham.
Romano menilai Manchester United tetap akan berusaha mendapatkan bek kiri baru sebelum jendela transfer ditutup.
Dengan waktu yang semakin terbatas, Manchester United kini harus menentukan prioritas antara mendatangkan pemain Real Madrid atau mencari alternatif yang lebih realistis.
Perkembangan tersebut membuat beberapa hari terakhir bursa transfer berpotensi menjadi periode sibuk bagi INEOS dan manajemen Manchester United.
Sementara itu, laporan Cadena SER menegaskan bahwa paket Camavinga dan Mendy merupakan kemungkinan yang terbuka dari sisi Real Madrid, bukan kesepakatan yang sudah tercapai.
Khusus Camavinga, laporan sebelumnya menyebut Manchester United menyiapkan tawaran sekitar €50 juta atau sekitar Rp1,03 triliun berdasarkan kurs EUR terbaru.
Namun, Camavinga disebut masih memiliki keinginan untuk bertahan di Real Madrid sehingga keputusan pemain menjadi faktor penting dalam negosiasi.
Situasi ini membuat Manchester United menghadapi tantangan ganda, yakni mencapai kesepakatan dengan klub sekaligus meyakinkan pemain.
Jika transfer berhasil diwujudkan, Camavinga dapat memberikan tambahan kualitas sekaligus fleksibilitas karena mampu beroperasi di lini tengah dan sektor kiri.
Sementara Mendy dapat menjadi solusi langsung untuk memperkuat kedalaman posisi bek kiri yang masih ingin diperbaiki Manchester United.***



