JAKARTA – Julian Alvarez kembali menjadi sorotan setelah masa depannya di Atlético Madrid memasuki situasi yang semakin rumit menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026.
Penyerang Argentina itu dilaporkan kembali absen dalam agenda latihan Atlético Madrid selama beberapa hari terakhir.
Laporan terbaru menyebut Álvarez kemudian menjalani latihan secara terpisah setelah sebelumnya tidak mengikuti sesi bersama rekan-rekannya.
Situasi tersebut terjadi ketika hubungan Álvarez dan Atlético sedang berada dalam ketegangan akibat keinginannya meninggalkan klub.
Mengutip SB Nations, Sabtu (29/8/2026), Barcelona menjadi tujuan yang paling diinginkan Álvarez, tetapi Atlético Madrid telah menutup peluang transfer tersebut secara tegas.
Manajemen Atlético bahkan menyatakan tidak akan membuka negosiasi dengan Barcelona terkait kepindahan pemain berusia 26 tahun tersebut.
CEO Atlético Madrid Miguel Ángel Gil Marín mengatakan kondisi Álvarez sedang tidak baik karena merasa telah ditipu.
“Dia tidak baik-baik saja karena telah ditipu,” ujar Gil Marín dalam pernyataannya yang dikutip media Spanyol.
Gil Marín juga menggambarkan Álvarez sebagai sosok yang baik, tetapi mengisyaratkan adanya pihak yang memberikan informasi keliru kepada sang pemain.
Sebelumnya, Álvarez sempat mengunggah pesan di media sosial yang ditafsirkan sebagai sindiran terhadap pihak yang dianggap telah memberikan janji kepadanya.
Isu yang berkembang menyebut Álvarez sebelumnya mendapat gambaran bahwa Atlético akan memberikan kesempatan baginya untuk meninggalkan klub.
Namun, Atlético kini mengambil sikap berbeda dengan memastikan transfer menuju Barcelona tidak akan dipertimbangkan.
Keputusan tersebut membuat masa depan Álvarez semakin tidak menentu karena Barcelona merupakan klub yang disebut paling diinginkannya.
Presiden Barcelona Joan Laporta sebelumnya juga secara terbuka mengakui ketertarikan klub Catalan tersebut terhadap penyerang Argentina itu.
Atlético kemudian merespons dengan sikap keras dan menilai proses pendekatan Barcelona tidak dilakukan secara profesional dan etis.
Di tengah kebuntuan tersebut, Arsenal muncul sebagai salah satu alternatif paling realistis bagi Álvarez jika benar-benar meninggalkan Atlético Madrid.
Arsenal dilaporkan terus memantau situasi dan menjadi klub yang berpotensi melakukan pendekatan ketika Barcelona tidak mendapatkan lampu hijau.
Sejumlah laporan bahkan menyebut Atlético lebih terbuka membicarakan transfer dengan klub Premier League dibandingkan menjual Álvarez kepada rival langsung di LaLiga.
Media Inggris melaporkan Arsenal kini menjadi salah satu jalur utama yang masih terbuka bagi Álvarez sebelum bursa transfer ditutup.
Selain Arsenal, Manchester City secara mengejutkan kembali dikaitkan dengan mantan pemainnya tersebut.
Manchester City disebut mempertimbangkan opsi membawa Álvarez kembali ke Etihad Stadium, meski laporan lain menyebut sang pemain belum menerima kemungkinan kembali melalui skema pinjaman.
Sementara itu, kabar mengenai kondisi psikologis Álvarez perlu ditempatkan secara hati-hati karena klaim mengenai diagnosis depresi klinis berasal dari laporan media dan belum mendapatkan konfirmasi resmi yang dapat diverifikasi.
Yang lebih pasti, laporan terbaru menyebut Álvarez telah kembali berlatih secara individu setelah sebelumnya absen karena kondisi yang disebut sebagai indisposisi.
Pelatih Atlético Diego Simeone juga masih memberikan dukungan kepada Álvarez dan berharap sang penyerang tetap menjadi bagian penting dari skuad.
Meski demikian, Álvarez disebut belum menentukan secara final apakah akan bertahan di Atlético atau mencari klub baru sebelum bursa transfer ditutup.
Ketidakpastian tersebut membuat beberapa hari terakhir bursa transfer menjadi sangat menentukan bagi masa depan penyerang Argentina tersebut.
Sejak bergabung dari Manchester City pada 2024, Álvarez telah mencetak 49 gol dan memberikan 17 assist dalam 107 penampilan bersama Atlético Madrid.
Kini terdapat dua skenario utama bagi Álvarez, yakni bertahan di Madrid dan memperbaiki hubungan dengan klub serta suporter atau menerima peluang pindah ke Premier League.
Barcelona masih menjadi pilihan yang diinginkan sang pemain, tetapi Atlético telah menjadikan kepindahan ke klub tersebut sebagai opsi yang praktis tertutup.
Dengan situasi yang terus berkembang, masa depan Julián Álvarez menjadi salah satu saga transfer paling menarik menjelang berakhirnya bursa transfer musim panas 2026.***



