JAKARTA – Real Madrid mengambil keputusan penting terkait sektor lini tengah menjelang musim 2026/2027 dengan memilih tidak merekrut gelandang baru meski rumor transfer terus bergulir sepanjang bursa musim panas.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya spekulasi yang selama berbulan-bulan mengaitkan Los Blancos dengan sejumlah gelandang papan atas Eropa.
Laporan TheMadridZone menyebutkan manajemen Real Madrid telah mengevaluasi berbagai opsi di pasar transfer sebelum akhirnya memutuskan mempertahankan komposisi gelandang yang sudah dimiliki.
Klub menilai harga para target terlalu tinggi sehingga tidak sebanding dengan nilai investasi yang harus dikeluarkan.
Langkah itu membuat Real Madrid akan memasuki musim baru dengan susunan gelandang yang sama seperti musim lalu.
Jude Bellingham, Federico Valverde, Aurélien Tchouaméni, Eduardo Camavinga, dan Arda Güler tetap menjadi andalan di sektor tengah.
Meski performa lini tengah sempat menuai kritik pada musim sebelumnya, manajemen tetap memberikan kepercayaan penuh kepada para pemain tersebut.
Pelatih anyar Jose Mourinho kini mendapat tugas membangkitkan performa para gelandang agar kembali menjadi kekuatan utama Real Madrid.
Keputusan ini diperkirakan memunculkan pro dan kontra di kalangan pendukung yang sebelumnya berharap klub mendatangkan gelandang kelas dunia.
Namun secara finansial, kebijakan tersebut dinilai lebih rasional mengingat minimnya pemain yang benar-benar mampu menggantikan peran Toni Kroos.
Real Madrid juga menilai belum ada gelandang di bursa transfer saat ini yang memiliki kualitas setara Kroos dengan harga yang masuk akal.
Salah satu contoh lonjakan harga terlihat dari kepindahan Elliot Anderson ke Manchester City senilai 135 juta euro.
Dengan kurs sekitar Rp19.050 per euro, nilai transfer tersebut setara sekitar Rp2,57 triliun.
Angka tersebut menjadi gambaran mahalnya harga gelandang elite pada bursa transfer musim panas ini.
Real Madrid juga sempat dikaitkan dengan gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, dalam beberapa pekan terakhir.
Meski kualitas Enzo diakui, klub menilai biaya transfernya tidak sebanding dengan manfaat yang akan diperoleh.
Dengan tidak merekrut gelandang baru, Real Madrid berpotensi menghemat ratusan juta euro atau setara triliunan rupiah.
Dana tersebut dapat dialihkan untuk memperkuat sektor lain yang dianggap lebih mendesak.
Posisi penyerang dan bek tengah disebut menjadi area yang masih berpeluang mendapat tambahan pemain baru.
Di sisi lain, performa sejumlah gelandang Real Madrid mulai menunjukkan perkembangan positif dalam turnamen Piala Dunia Antarklub.
Tchouaméni dan Bellingham dinilai tampil meyakinkan sehingga meningkatkan optimisme menjelang musim kompetisi baru.
Kehadiran Mourinho juga diharapkan membawa energi baru serta meningkatkan daya saing seluruh lini tengah.
Real Madrid percaya kombinasi pemain muda yang dimiliki mampu berkembang menjadi penerus generasi emas Toni Kroos, Casemiro, dan Luka Modric.***