JAKARTA – Cristiano Ronaldo menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada rekan-rekan di Timnas Portugal serta para suporter atas kegaduhan yang terjadi pekan lalu. Kapten berusia 41 tahun itu menegaskan siap menerima hukuman apapun dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).
Ronaldo menuai kritik setelah meninggalkan kamp latihan Portugal usai kecewa tidak dimainkan dalam laga kontra Norwegia, meski pelatih Jorge Jesus sebelumnya berjanji memberinya menit bermain. Aksi tersebut dianggap tidak pantas bagi seorang kapten yang seharusnya menjadi teladan.
Dalam surat terbuka yang dikutip Rabu (7/10/2026), Ronaldo menulis, “Saya juga berhutang maaf kepada rekan-rekan setim saya karena telah meninggalkan mereka. Terlepas dari pelatih melanggar janjinya sendiri, seperti yang dapat dibuktikan oleh siapa pun yang menyaksikan percakapan ini, saya seharusnya tidak melakukannya. Ini semua salah saya.”
Ia juga meminta rakyat Portugal memaafkan tindakannya. Ronaldo menegaskan dirinya sadar akan konsekuensi disiplin dari federasi. “Saya paham bahwa ada konsekuensi dari tindakan saya ini, yakni hukuman dari Federasi Sepakbola Portugal. Saya yakin hukuman tersebut pasti berat. Saya bukan pemain sembarangan; saya adalah kapten tim, dan itu merupakan faktor yang memberatkan,” tulisnya.
Meski demikian, Ronaldo menegaskan tetap siap membela Portugal bila tenaganya masih dibutuhkan.