Langkah taktis parlemen dan pemerintah dalam membentengi manufaktur dalam negeri dari hantaman badai ekonomi serta krisis geopolitik global!
Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) intensif bersama Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonnan Daulay secara tegas mendorong pemerintah untuk mengencangkan bimbingan bagi pengusaha nasional dan mengkritisi oknum pelaku usaha yang justru menarik dana mereka demi memburu dolar AS, yang dinilai memperlemah ekonomi domestik.
Di sisi lain, Anggota Komisi VII Samuel Wattimena juga mengingatkan bahwa menghadapi serbuan produk impor tidak bisa hanya dengan protes, melainkan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas produk lokal secara masif di seluruh lapisan masyarakat.
Merespons hal tersebut, Menperin Agus Gumiwang membeberkan sejumlah langkah mitigasi konkret yang telah dieksekusi pemerintah. Salah satunya adalah pembebasan bea masuk hingga nol persen (0%) untuk LPG sebagai bahan baku industri petrokimia serta komoditas esensial lainnya. Selain itu, Kemenperin terus mematangkan skema Local Currency Settlement (LCS) guna mengurangi ketergantungan transaksi perdagangan pada mata uang Dolar AS. Simak laporan lengkapnya!
Bagaimana pendapat kalian mengenai langkah pemerintah mengnolkan bea masuk bahan baku demi menyelamatkan industri lokal? Tulis di kolom komentar!
Editor & Uploader: BS