JAKARTA – Industri musik internasional berduka atas meninggalnya Talay Riley, penulis lagu berbakat peraih Grammy yang pernah menciptakan hit untuk Dua Lipa, Britney Spears, hingga Chris Brown.
Musisi berusia 35 tahun dengan nama asli Mark Orabiyi itu tewas akibat luka tusuk dalam insiden penusukan di London Timur.
Kepolisian Metropolitan London menerima laporan darurat terkait penusukan di kawasan Pankhurst Avenue. Riley ditemukan di taman sebuah properti di Rayleigh Road dengan beberapa luka tusuk. Meski tim medis berupaya memberikan pertolongan, nyawanya tidak terselamatkan. Seorang pemuda berusia 20-an juga menjadi korban, namun kini dalam kondisi stabil di rumah sakit.
Polisi melalui Specialist Crime Command segera melakukan investigasi dan menahan tiga orang terduga pelaku, yakni pria berusia 27 tahun, pria 24 tahun, dan seorang wanita 25 tahun. Mereka masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap motif penyerangan.
Sepanjang kariernya, Riley dikenal sebagai produser dan penulis lagu yang bekerja sama dengan deretan musisi papan atas, termasuk Usher, Craig David, Nick Jonas, Khalid, Kehlani, dan H.E.R.
Keluarga menyampaikan duka mendalam, mengenang Riley sebagai sosok yang baik hati dan penuh bakat. Adiknya, Scribz Riley (Michael Orabiyi), mengungkapkan kesedihan melalui media sosial. Ia menceritakan bahwa beberapa saat sebelum insiden, ia masih sempat berbincang hangat dengan sang kakak mengenai masa depan dan rencana besar mereka. Percakapan itu kini menjadi kenangan terakhir kebersamaan mereka.