JAKARTA – TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang penerbangan dengan menggelar Pelatihan Proficient Dynamic Aerobatics for EC-120 B Colibri Tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme kru helikopter sekaligus memperkuat kemampuan manuver dinamis yang mengedepankan aspek keselamatan penerbangan.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga pekan, mulai 20 Juli hingga 7 Agustus 2026, digelar di Hanggar Skadron Udara 7. Kegiatan tersebut dibuka oleh Komandan Grup 2 Heli R. Endri Kargono yang mewakili Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Asops Kasau).
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara I Nyoman Suadnyana mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AU dalam membangun kompetensi penerbang helikopter agar mampu menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks tanpa mengabaikan faktor keselamatan.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme penerbang helikopter dalam menguasai manuver dinamis secara aman, tepat, dan sesuai dengan ketentuan keselamatan terbang,” kata I Nyoman Suadnyana mengutip sambutan Asops Kasau.
Program tersebut tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis penerbang, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan standar operasional yang dapat menjadi acuan dalam setiap pertunjukan udara helikopter TNI AU.
Menurutnya, salah satu target utama dari pelatihan ini adalah lahirnya display authorisation atau otorisasi pertunjukan sebagai pedoman resmi pelaksanaan atraksi helikopter TNI AU di masa mendatang.
“Melalui pelatihan ini diharapkan lahir display authorisation sebagai pedoman dan standar operasional yang dapat dijadikan referensi dalam setiap pelaksanaan pertunjukan helikopter TNI AU pada masa mendatang,” ujarnya.
Perkuat Profesionalisme Kru Helikopter
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan penerbang dalam melaksanakan berbagai manuver dinamis menggunakan helikopter EC-120 B Colibri dengan tetap mematuhi seluruh prosedur keselamatan penerbangan militer.
Kemampuan tersebut dinilai penting mengingat helikopter menjadi salah satu unsur strategis TNI AU yang memiliki fleksibilitas tinggi dalam mendukung berbagai operasi, mulai dari latihan, pencarian dan penyelamatan, hingga misi bantuan kemanusiaan.
Selain aspek kemampuan individu, pelatihan juga menitikberatkan pada peningkatan koordinasi antaranggota kru sehingga setiap operasi penerbangan dapat dilaksanakan secara efektif dan aman.
Budaya Safety Jadi Prioritas
Dalam sambutannya, Asops Kasau juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan disiplin dan semangat belajar tinggi. Ia menekankan bahwa budaya keselamatan harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas penerbangan.
“Keberhasilan pelaksanaan pelatihan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kerja sama tim, komunikasi yang efektif, serta kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan,” kata I Nyoman Suadnyana.
Penekanan terhadap budaya safety tersebut sejalan dengan komitmen TNI AU untuk terus menjaga standar keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan profesionalisme personel di seluruh satuan udara.
Melalui pelatihan ini, TNI AU berharap kemampuan kru helikopter EC-120 B Colibri semakin optimal sehingga mampu mendukung kesiapan operasional sekaligus menghadirkan standar pertunjukan udara yang aman, profesional, dan sesuai prosedur.