Otoritas Pangan Singapura (SFA) dan Badan Penyakit Menular (CDA) resmi mengumumkan penarikan dua batch produk susu formula pada Minggu (15/3/2026). Penarikan ini dilakukan setelah ditemukan adanya kandungan racun Cereulide yang dapat memicu mual hebat dan muntah-muntah pada anak.
Dilansir dari CNA, produk yang terdampak mencakup satu batch susu bayi Nestle NAN HA2 dan satu batch susu balita Nature One Dairy Premium, yang dikhususkan untuk anak di atas usia satu tahun.
Detail Produk yang Ditarik
Segera cek kemasan susu di rumah Anda. Berikut adalah detail batch yang bermasalah:
-
Nestle NAN HA2 (800g)
-
Kode Batch: 52750017C1 (Produksi Swiss)
-
Tanggal Kedaluwarsa: 31 Oktober 2027
-
-
Nature One Dairy Premium Toddler Milk Formula – Tahap 3 (900g)
-
Kode Batch: 326251110 (Produksi Australia)
-
Tanggal Kedaluwarsa: 10 atau 11 November 2027
-
Tren Penarikan Meningkat
Sejak 8 Januari lalu, fenomena kontaminasi ini telah meluas. Total terdapat 11 batch susu formula dari merek ternama seperti Nestle NAN, Nature One Dairy, dan Dumex Dulac yang terpaksa ditarik dari peredaran karena masalah racun yang sama.
Hingga saat ini, otoritas melaporkan belum ada kasus baru sejak pembaruan terakhir pada 30 Januari. Kala itu, terdapat tiga anak yang mengalami gejala ringan namun dilaporkan telah pulih sepenuhnya.
Imbauan Penting untuk Orang Tua
Pihak berwenang memperingatkan bahwa saat ini belum ada tes laboratorium klinis yang pasti untuk mengonfirmasi keracunan cereulide. Oleh karena itu, langkah pencegahan adalah kunci utama:
-
Hentikan Konsumsi: Jika Anda memiliki produk dari batch di atas, jangan berikan kepada anak.
-
Pantau Gejala: Jika anak sudah telanjur mengonsumsi dan menunjukkan gejala tidak sehat, segera hubungi dokter.
-
Hubungi Toko: Konsumen disarankan menghubungi tempat pembelian untuk proses pengembalian atau pertanyaan lebih lanjut.
Pemerintah Singapura menegaskan bahwa batch yang bermasalah ini hanya mencakup sekitar 5% dari total pasokan susu formula impor di negara tersebut. Untuk kategori susu anak di atas satu tahun, jumlah yang terdampak sangat kecil (negligible), sehingga orang tua tidak perlu panik karena alternatif produk lain masih tersedia luas di pasaran.