Kementerian Agama (Kemenag) merespons tegas beredarnya isu liar yang menyebutkan bahwa Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar telah mengundurkan diri dari jabatannya di Kabinet. Kemenag memastikan seluruh klaim tersebut 100 persen bohong atau hoaks.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyampaikan klarifikasi resmi untuk mengakhiri simpang siur informasi di masyarakat. Ia menegaskan bahwa Prof. Nasaruddin Umar tetap menjalankan tugas-tugas kenegaraan secara aktif dan fokus memimpin Kementerian Agama.
“Itu hoaks. Tidak benar Prof. Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama,” tegas Thobib dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Berawal dari Klaim Sepihak Media Online
Berdasarkan penelusuran, isu pengunduran diri tersebut mencuat setelah salah satu portal berita online mempublikasikan laporan sepihak. Dalam narasinya, media tersebut mengeklaim bahwa Nasaruddin Umar memilih melepas posisi Menag lantaran berencana maju dalam bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Pemberitaan liar itu bahkan melangkah lebih jauh dengan mengklaim bahwa:
-
Surat pengunduran diri secara resmi telah diserahkan ke Istana Negara.
-
Pihak Istana disinyalir telah menerima dan me-restui keputusan pengunduran diri tersebut.
-
Seluruh narasi didasarkan pada klaim anonim yang mengatasnamakan “sumber internal pemerintahan”.
Kemenag Sayangkan Berita Tanpa Konfirmasi
Pihak Kemenag menyayangkan sikap media terkait yang menerbitkan klaim krusial tanpa melakukan proses verifikasi maupun konfirmasi resmi (check and recheck) kepada institusi terkait.
“Pak Menag tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Sumber informasi yang dikutip tidak jelas. Jadi kabar itu murni hoaks,” pungkas Thobib.
Kemenag mengimbau publik dan insan pers untuk selalu menyaring informasi dari sumber-sumber tepercaya serta tidak mudah terprovokasi oleh isu spekulatif yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.