JAKARTA – Sutradara asal Rusia yang diasingkan, Andrey Zvyagintsev, berdiri di podium Festival Film Cannes pada Sabtu malam untuk menerima penghargaan Grand Prix atas film terbarunya, “Minoatur.”
Pada pida penerimaan, ia menyampaikan permohonan langsung kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin agar mengakhiri perang.
Dilansir Variety, Senin (25/5/2026), film “Minotaur” berlatar Rusia tahun 2022, mengisahkan Gleb (Dmitriy Mazurov), seorang direktur perusahaan yang hidupnya runtuh di tengah tekanan bisnis dan situasi sosial yang semakin bergejolak. Produksi bersama Prancis, Jerman, dan Latvia ini menjadi karya panjang pertama Zvyagintsev dalam hampir satu dekade, mempertemukannya kembali dengan sinematografer Mikhail Krichman dan perancang produksi Andrey Ponkratov.
Dalam pidatonya, Zvyagintsev berkata: “Jutaan orang di kedua sisi garis depan hanya memimpikan satu hal: agar pembantaian berhenti. Satu-satunya orang yang dapat menghentikan pembantaian ini adalah Presiden Federasi Rusia. Hentikan pembantaian ini; seluruh dunia menantikannya.”
Kritikus Guy Lodge dari Variety menilai film ini sebagai thriller domestik yang tajam sekaligus kritik terhadap kondisi negara, dengan menyoroti prinsip-prinsip kekuasaan Putin yang berlandaskan hak istimewa, intimidasi, dan penyangkalan.
Selain Cannes, “Minotaur” juga dijadwalkan berkompetisi di Festival Film Sydney dengan pemutaran perdana di Australia pada 12 Juni mendatang.