BEKASI – Kecelakaan maut melibatkan sebuah truk molen terjadi di Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kendaraan bernomor polisi B-9548-MV tersebut menabrak sejumlah orang yang sedang berada di pinggir jalan hingga mengakibatkan enam orang meninggal dunia. Dua korban di antaranya merupakan anak-anak.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Joko Sembodo, mengungkapkan total terdapat 12 orang yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Selain enam orang meninggal dunia, enam korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit.
Berdasarkan data yang diperoleh pada Senin (2/11/2026), para korban tersebar di beberapa fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi.
Daftar Korban Meninggal Dunia
Enam orang dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tersebut. Berikut identitas korban beserta lokasi penanganannya:
- Adisa (anak-anak), meninggal dunia di RS Siloam Sepanjang Jaya.
- Siti Habiah, meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi.
- Adiaha Raiqa Syafia (anak-anak), meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi.
- Siti Nur Latifah, meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi.
- Muhamad Ferdiansa, meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi.
- Soemiyati, meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi.
Enam Korban Lainnya Mengalami Luka-luka
Selain korban meninggal dunia, enam orang lainnya mengalami luka-luka akibat tertabrak truk molen. Para korban kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Berikut daftar korban luka:
- Sodik (anak-anak), menjalani perawatan di RS Siloam Sepanjang Jaya.
- Dian, menjalani perawatan di RS Siloam Sepanjang Jaya.
- Muhammad Maulana, menjalani perawatan di RS Juwita.
- Nur Jamilah, menjalani perawatan di RS Juwita.
- Raihan (anak-anak), menjalani perawatan di RS Juwita.
- Fatuh (anak-anak), menjalani perawatan di RS Juwita.
Truk Diduga Mengalami Rem Blong Sebelum Menabrak Kerumunan
Peristiwa kecelakaan tersebut berlangsung pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Berdasarkan keterangan kepolisian, truk molen dengan nomor polisi B-9548-MV yang dikemudikan seorang pria berinisial T awalnya melaju dari arah timur menuju barat.
Namun, ketika tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman atau rem blong akibat kerusakan komponen rem.
“Setiba di lokasi kejadian, kendaraan mengalami rem blong (jember rem pecah),” kata Kompol Joko Sembodo dalam keterangannya, Minggu (1/11).
Akibat gangguan tersebut, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan. Truk kemudian bergerak tidak terkendali ke sisi kiri jalan dan menghantam kerumunan orang yang berada di depan tembok bangunan.
Setelah menabrak sejumlah orang, kendaraan berat tersebut juga membentur tembok bangunan di sekitar lokasi.
“Truk tidak bisa menguasai kemudi dan oleng ke kiri hingga membentur kerumunan orang yang sedang berada di depan tembok bangunan kiri jalan,” ungkap Joko.
Kecelakaan ini mengakibatkan enam orang kehilangan nyawa dan enam lainnya mengalami luka-luka. Pihak kepolisian telah menyampaikan data korban berdasarkan informasi penanganan di sejumlah rumah sakit di Bekasi.