JAKARTA — Ginjal adalah organ vital yang bekerja tanpa henti menyaring racun dari dalam tubuh. Namun, tanpa disadari, sejumlah kebiasaan sehari-hari justru perlahan merusak fungsinya. Hal tersebut biasa disebut sebagai gagal ginjal yang merupakan kondisi medis serius saat satu atau kedua ginjal tidak lagi bisa menyaring zat sisa metabolisme dari darah dan membuangnya melalui urine secara efektif.
Munculnya penyakit gagal ginjal bukannya tanpa alasan dan datang secara tiba-tiba, tetapi penyakit ini muncul karena faktor-faktor yang tercipta dari kebiasaan kita.
Berikut tujuh kebiasaan yang dapat memicu gagal ginjal yang perlu diwaspadai, dilansir dari Halodoc:
1. Camilan Kemasan Favorit yang Diam-diam Menggerus Kesehatan Ginjal
Makanan ringan dalam kemasan umumnya mengandung kadar garam yang tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, ginjal akan kelebihan beban saat mengolah urine, termasuk dalam memproses kalsium. Kondisi inilah yang pada akhirnya meningkatkan risiko gagal ginjal.
2. Malas Cek Tekanan Darah
Tekanan darah yang tidak terpantau dan tidak terkendali bisa menjadi ancaman serius bagi ginjal. Hipertensi diketahui dapat merusak arteri, sehingga proses penyaringan darah oleh ginjal pun terganggu. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah komplikasi ini.
3. Rokok
Kebiasaan merokok tidak hanya merugikan paru-paru, tetapi juga ginjal. Rokok membuat tekanan darah sulit dikendalikan dan memperlambat aliran darah menuju organ-organ vital, termasuk ginjal. Pada orang yang sudah mengalami gangguan ginjal, kebiasaan ini bahkan dapat memperburuk kondisi yang ada.
4. Lupa Minum Air Putih
Dehidrasi yang terjadi berulang kali merupakan salah satu pemicu gagal ginjal yang kerap diremehkan. Saat tubuh kekurangan cairan, ginjal tidak dapat bekerja optimal. Tanda-tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai antara lain urine berwarna gelap, mulut kering, frekuensi buang air kecil yang menurun, hingga mudah lelah dan pusing.
5. Minum Minuman Berenergi
Minuman berenergi mengandung kombinasi kafein, taurin, gula, dan ginseng. Konsumsi yang berlebihan dapat memicu dehidrasi karena sifatnya yang diuretik, sekaligus meningkatkan tekanan darah akibat interaksi antara kafein dan taurin. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berpotensi memicu kerusakan ginjal.
6. Menahan Buang Air Kecil
Menahan buang air kecil dalam waktu lama memberi kesempatan bakteri berkembang biak di dalam kandung kemih. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, infeksi dapat merambat ke ginjal dan meningkatkan risiko gagal ginjal.
7. Terlalu Sering Makan Daging
Protein hewani menghasilkan kadar asam yang tinggi dalam darah. Jika dikonsumsi secara berlebihan, kondisi ini dapat memicu asidosis, yakni keadaan di mana ginjal kehilangan kemampuannya menetralisasi asam dalam tubuh. Untuk menyeimbangkannya, perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, dan air putih.
Langkah Praktis Hindari Gagal Ginjal
Mencegah penyakit ginjal sebenarnya tidak memerlukan langkah yang rumit dan bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut penjelasannya dilansir dari Alodokter.
Minum air putih delapan hingga sepuluh gelas per hari, berhenti merokok, tidur cukup enam hingga delapan jam sehari, serta menjaga berat badan ideal adalah fondasi utamanya.
2. Bagi penderita hipertensi dan diabetes, pemeriksaan rutin ke dokter sangat dianjurkan karena kedua penyakit tersebut merupakan penyebab umum komplikasi ginjal. Pembatasan asupan gula dan garam juga menjadi bagian penting dari pengelolaan kondisi tersebut.
3. Adapun bagi mereka yang fungsi ginjalnya sudah mulai menurun, sejumlah makanan perlu dibatasi, di antaranya makanan kalengan, ikan asin, alpukat, pisang, produk olahan susu, daging olahan, serta roti gandum. (MK)