JAKARTA – Tidur siang memang bermanfaat, tapi jika dilakukan terlalu lama atau di waktu yang tidak tepat justru bisa mengganggu kualitas tidur malam.
Ahli neurologi, Chakkera Priyanka menjelaskan, durasi ideal tidur siang adalah 20–30 menit atau power nap yang mampu meningkatkan fokus, kewaspadaan, kemampuan kognitif, serta memperbaiki suasana hati.
Sebaliknya, tidur siang yang panjang atau dilakukan menjelang sore hingga malam hari dapat mengganggu ritme alami tubuh. “Hal ini menyebabkan berkurangnya tekanan tidur sehingga seseorang menjadi sulit mengantuk saat malam hari,” jelas Priyanka. Akibatnya, tubuh bisa gelisah di malam hari dan lebih lelah saat bangun pagi.
Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berpotensi memperburuk kualitas tidur dan meningkatkan ketergantungan pada tidur siang. Rasa kantuk berlebihan di siang hari juga bisa menjadi tanda gangguan tidur lain seperti sleep apnea atau kurang tidur kronis yang memerlukan perhatian medis.
Untuk mencegah gangguan, tidur siang sebaiknya dilakukan sebelum pukul 15.00 dengan durasi singkat. Menjaga jadwal tidur yang konsisten, mengurangi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur, serta memastikan waktu tidur malam cukup 7–9 jam akan membantu menjaga ritme sirkadian dan kualitas istirahat secara keseluruhan.