JAKARTA – Polisi Daerah (Polda) Metro Jaya menggelar persiapan matang untuk mengantisipasi kemacetan parah akibat parade alat utama sistem persenjataan (alutsista) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI.
Acara ini dijadwalkan berlangsung besok, Kamis (3/10/2025), dengan rute utama yang melintasi jalan protokol di ibu kota, memicu kekhawatiran warga akan lalu lintas lumpuh.
Dalam upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, Polda Metro Jaya telah menyiapkan dua jalur alternatif utama yang siap digunakan. Rute pertama melibatkan penutupan sementara Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), sementara rute kedua mengalihkan arus kendaraan melalui Jalan Sudirman-Thamrin.
Langkah ini diambil berdasarkan simulasi lalu lintas yang dilakukan sejak pekan lalu, guna meminimalkan dampak pada aktivitas sehari-hari warga Jakarta.
Kepala Polda Metro Jaya, Irjen Pol Mohammed Rycko Amelza Dahniel, menekankan komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. “Kami telah berkoordinasi intensif dengan TNI dan instansi terkait untuk memastikan parade berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Rycko saat memimpin rapat persiapan di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (2/10/2025).
Parade alutsista ini menjadi sorotan utama peringatan HUT TNI yang digelar di kawasan Monas dan Bundaran HI. Ratusan personel TNI dari berbagai matra—Darat, Laut, dan Udara—akan memamerkan tank, artileri, helikopter, serta kendaraan tempur modern lainnya. Acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan upacara bendera, diikuti defile darat dan udara yang diprediksi menarik ribuan penonton.
Untuk mendukung kelancaran, Polda Metro Jaya mengerahkan 5.000 personel gabungan, termasuk Satlantas, Brimob, dan unit lalu lintas khusus. Warga diimbau memantau informasi real-time melalui aplikasi Jumatkini atau media sosial resmi Polda Metro Jaya. Penutupan jalan protokol akan berlaku mulai pukul 05.00 WIB hingga selesainya acara sekitar pukul 12.00 WIB.
Selain aspek keamanan, persiapan ini juga melibatkan kolaborasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk optimalisasi transportasi umum. Bus TransJakarta dan MRT akan menambah armada ekstra, sementara pengendara roda dua diarahkan ke jalur khusus. “Kami harap masyarakat memahami dan ikut serta menjaga kelancaran acara nasional ini,” tambah Rycko.
Acara HUT TNI ke-79 ini tidak hanya memamerkan kekuatan pertahanan negara, tetapi juga menjadi momentum nasionalisme di tengah dinamika geopolitik regional. Polda Metro Jaya menegaskan, semua protokol kesehatan dan keselamatan tetap diterapkan ketat untuk mencegah insiden.