JAKARTA – Hamas menyerahkan jenazah seorang sandera Israel ke Palang Merah Internasional pada Senin malam (20/10/2025). “Langkah itu sesuai dengan perjanjian gencata senjata,” kata militer Israel dalam pernyataan dikutip dari Anadolu.
Militer Israel menyampaikan bahwa peti mati tersebut telah diserahkan kepada Palang Merah dan selanjutnya diantarkan ke tentara Israel di Jalur Gaza.
Sebelumnya, Hamas mengumumkan akan menyerahkan jenazah seorang tawanan Israel lainnya setelah jasadnya ditemukan dari bawah reruntuhan. Langkah ini merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara kedua pihak.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Hamas telah membebaskan 20 sandera Israel yang masih hidup dan menyerahkan jenazah 13 tawanan lainnya dengan imbalan hampir 2.000 tahanan Palestina. Kesepakatan gencatan senjata itu mulai berlaku pada 10 Oktober, dengan rencana bertahap yang dimediasi oleh Presiden AS Donald Trump.
Sejak Oktober 2023, konflik Israel–Hamas terus memanas. Perang genosida Israel telah menewaskan lebih dari 68.000 orang dan melukai lebih dari 170.000 orang, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza.