Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meresmikan dimulainya layanan Imunoterapi Nusantara dan Digital Subtraction Angiography (DSA) di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta.
Program inovatif ini dipimpin langsung oleh Dr. Terawan Agus Putranto, selaku Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menjadi orang pertama yang menjalani prosedur imunoterapi dengan pengambilan sampel darah sebanyak 40 cc untuk diproses di laboratorium selama lima hingga tujuh hari sebelum dikembalikan ke dalam tubuh.
Imunoterapi Nusantara diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung pengembangan riset dan inovasi medis di Indonesia. Dr. Terawan menjelaskan bahwa layanan ini telah siap melayani masyarakat umum, termasuk pasien dari luar negeri.
Dengan diresmikannya layanan Imunoterapi Nusantara dan DSA, RSPPN Panglima Besar Soedirman resmi menjadi pusat inovasi medis pertahanan yang membuka akses bagi masyarakat nasional maupun internasional.
Caption | Admin: Farraa