Pemerintah Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan Norwegia dan Republik Kongo dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 atau COP 30 di Belém, Brasil. Sejumlah kesepakatan penting tercapai dari rangkaian pertemuan tersebut.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mewakili Indonesia dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen, untuk membahas penanganan sampah plastik. Pertemuan ini berlangsung pada hari ketiga pelaksanaan COP 30, Rabu, 12 November waktu setempat.
Indonesia menegaskan komitmennya dalam mengatasi permasalahan sampah plastik. Indonesia menghasilkan sekitar 143 ribu ton sampah per hari, dan 12 hingga 17 persen di antaranya merupakan sampah plastik. Hanif Faisol Nurofiq menekankan bahwa penanganan sampah plastik membutuhkan kolaborasi banyak pihak agar dapat dilaksanakan secara masif, terukur, dan sistematis.
Selain itu, dalam COP 30, Hanif juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan Republik Kongo, Arlette Soudan-Nonault. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan kerja sama dalam upaya pemulihan lahan gambut melalui restorasi tropical peatland.
Caption | Admin: Farraa