JAKARTA – Timnas Argentina memasuki persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan status sebagai juara bertahan sekaligus tim yang terus menjadi sorotan dunia sepak bola.
Meski banyak pengamat mulai meragukan kekuatan Albiceleste karena usia sejumlah pemain inti yang semakin menua, skuad besutan Lionel Scaloni justru dinilai masih memiliki fondasi yang sangat kuat untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Perpaduan pengalaman para pemain senior dengan energi generasi baru menjadi modal utama Argentina dalam upaya mempertahankan gelar yang mereka raih di Qatar pada 2022.
Formasi Terbaik Argentina untuk Piala Dunia 2026
Untuk menjaga keseimbangan permainan sekaligus mengatasi kelemahan di sektor pertahanan dan lebar serangan, Scaloni diperkirakan tetap mengandalkan formasi 4-4-2 yang selama ini menjadi identitas tim.
Susunan pemain yang dianggap paling ideal adalah Emiliano Martinez di bawah mistar gawang.
Lini belakang diisi Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Nicolas Tagliafico.
Sektor tengah dipercayakan kepada Giuliano Simeone, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Thiago Almada.
Sementara duet penyerang ditempati Lionel Messi bersama Julian Alvarez.
Formasi tersebut memberikan keseimbangan antara kreativitas, agresivitas, dan kekuatan fisik yang dibutuhkan untuk menghadapi kompetisi panjang seperti Piala Dunia.
Strategi Scaloni Menjawab Keraguan Publik
Salah satu kritik terbesar yang diarahkan kepada Argentina adalah ketergantungan terhadap pemain senior dan menurunnya kecepatan transisi bertahan.
Scaloni mencoba menjawab kritik tersebut dengan memasukkan pemain-pemain yang memiliki mobilitas tinggi dan kemampuan bekerja keras sepanjang pertandingan.
Giuliano Simeone dan Thiago Almada berperan penting dalam skema ini karena mampu membantu pertahanan sekaligus memberikan dorongan serangan dari sisi lapangan.
Kehadiran keduanya membuat Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister dapat lebih fokus mengatur ritme permainan tanpa harus terlalu banyak menguras tenaga untuk mengejar lawan.
Messi Tetap Jadi Jantung Serangan
Mengutip laporan Everything Barca, Selasa, meski akan berusia 39 tahun saat Piala Dunia 2026 berlangsung, Lionel Messi masih diproyeksikan sebagai pusat permainan Argentina.
Peran Messi lebih difokuskan pada kreativitas dan penyelesaian serangan agar energi sang kapten dapat digunakan secara maksimal di area yang paling menentukan.
Dalam skema tersebut, Julian Alvarez menjadi pemain yang memiliki tanggung jawab besar.
Penyerang yang kini menjadi salah satu striker terbaik dunia itu dituntut aktif melakukan tekanan terhadap lawan sejak lini depan.
Kemampuan Alvarez membuka ruang dan menarik perhatian bek lawan menjadi faktor penting yang memungkinkan Messi mendapatkan ruang untuk menciptakan peluang berbahaya.
Messi tetap menjadi sumber inspirasi utama Argentina, tetapi efektivitas tim sangat bergantung pada kerja keras para pemain di sekelilingnya.
Kekuatan Argentina Tidak Hanya dari Starter
Keberhasilan di turnamen besar tidak hanya ditentukan oleh sebelas pemain utama.
Argentina juga memiliki kedalaman skuad yang sangat kompetitif untuk mengubah jalannya pertandingan kapan saja.
- Leandro Paredes dan Rodrigo De Paul
Leandro Paredes menawarkan ketenangan dan kemampuan menjaga keseimbangan permainan ketika Argentina membutuhkan kontrol di lini tengah.
Sementara Rodrigo De Paul tetap menjadi sosok penting berkat semangat juang dan karakter bertarung yang sering muncul saat membela tim nasional.
- Nicolas Otamendi
Bek veteran ini masih menjadi figur pemimpin yang berpengaruh di ruang ganti maupun di lapangan.
Pengalamannya dalam pertandingan besar membuatnya menjadi opsi berharga ketika Argentina membutuhkan stabilitas pertahanan.
- Lautaro Martinez
Penyerang Inter Milan tersebut tetap menjadi ancaman serius di kotak penalti lawan.
Ketajamannya dalam mencetak gol membuatnya dapat menjadi pembeda baik sebagai starter maupun pemain pengganti.
- Nico Paz
Nama Nico Paz berpotensi menjadi kejutan terbesar Argentina di Piala Dunia mendatang.
Pemain muda berbakat tersebut memiliki kreativitas tinggi serta fleksibilitas bermain sebagai gelandang maupun penyerang sayap.
Banyak pihak meyakini dirinya bisa mengikuti jejak Enzo Fernandez yang melejit pada Piala Dunia 2022.
Peluang Argentina Mempertahankan Gelar
Keraguan terhadap Argentina memang masih muncul menjelang Piala Dunia 2026.
Namun pengalaman para pemain senior yang dipadukan dengan munculnya talenta muda membuat Albiceleste tetap layak diperhitungkan sebagai kandidat juara.
Selama Messi masih mampu memberikan pengaruh besar di lapangan dan para pemain muda mampu menjaga intensitas permainan, Argentina memiliki semua komponen untuk kembali menciptakan sejarah.
Bagi tim-tim pesaing, meremehkan Argentina bisa menjadi kesalahan besar.
Skuad racikan Lionel Scaloni masih memiliki kualitas, mental juara, dan kedalaman tim yang cukup untuk mempertahankan trofi Piala Dunia.
Laga perdana Timnas Argentina di Grup J melawan Aljazair berlangsung Rabu (17/6/2026) pukul 08.00 WIB di GEHA Field at Arrowhead Stadium, Kansas City.***