JAKARTA – Minum kopi saat sahur kerap menjadi pilihan banyak orang agar tetap terjaga selama menjalani puasa Ramadan. Namun, kebiasaan tersebut berisiko memicu dehidrasi. Kandungan kafein dalam kopi bersifat diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga cairan tubuh lebih cepat berkurang.
Pada bulan Ramadan, sahur memegang peranan penting untuk menjaga daya tahan tubuh menahan lapar dan haus sepanjang hari. Karena itu, konsumsi kopi saat sahur sebaiknya mulai dibatasi. Meski bagi sebagian orang kopi sulit ditinggalkan karena membantu tubuh terasa lebih sigap, dampaknya terhadap keseimbangan cairan tetap perlu diperhatikan.
Kafein merangsang produksi urine dalam jumlah lebih banyak. Kondisi ini membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat dan memicu rasa haus berlebihan ketika berpuasa.
Sebagai alternatif, ada sejumlah minuman yang dinilai lebih aman dan tetap menyegarkan untuk dikonsumsi saat sahur.
Berikut beberapa pilihan yang dirangkum dari laman Genpi.co:
1. Air Lemon
Air lemon dapat menjadi opsi karena bebas kafein, rendah kalori, serta kaya vitamin C. Kandungan vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus menjaga kesehatan kulit.
Selain itu, vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen, yakni struktur dasar kulit, tendon, dan ligamen. Cara penyajiannya pun mudah, cukup memeras satu buah lemon ke dalam segelas air. Untuk menambah kesegaran, bisa ditambahkan potongan semangka, timun, daun mint, atau selasih.
2. Air Kelapa
Air kelapa dikenal memiliki kandungan potasium lebih tinggi dibanding pisang dan tanpa tambahan gula seperti pada sebagian besar jus buah. Minuman ini juga dipercaya membantu mencegah pembentukan batu ginjal serta berperan dalam mengendalikan risiko diabetes.
Dikonsumsi saat sahur, air kelapa membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sehingga risiko dehidrasi selama puasa dapat ditekan.
3. Teh Chai
Teh chai mengandung kafein hampir setengah dari kadar kafein dalam kopi. Meski demikian, minuman ini tetap mampu membantu menjaga konsentrasi dan kesigapan mental.
Teh hitam dan teh hijau sebenarnya berasal dari tanaman yang sama, tetapi melalui proses pengolahan berbeda. Teh hitam mengalami fermentasi yang mengubah susunan kimianya. Secara umum, kadar kafein teh lebih rendah dibanding kopi sehingga relatif lebih aman dikonsumsi saat sahur.
Bagi pencinta kopi yang sulit sepenuhnya berhenti, beralih ke minuman alternatif ini bisa menjadi solusi agar tubuh tetap bertenaga tanpa meningkatkan risiko dehidrasi selama menjalani puasa Ramadan.