JAKARTA – Ducati mengalami pukulan telak pada balapan pembuka MotoGP musim 2026 di Tailan. Untuk pertama kalinya dalam 88 balapan, tidak ada pembalapn Desmosedici naik podium. Padahal, pabrikan asal Borgo Panigale itu sebelumnya mendominasi tiga edisi terakhir di Sirkuit Internasional Chang melului Jorge Martin (2023), Pecco Bagnaia (2025), dan Marc Marquez (2025).
Aprilia tampil impresif di Buriram. Keempat pembalapnya finis di lima besar, dengan Marco Bezzecchi meraih kemenangan dominan. Seandainya tidak melakukan kesalahan di sprint race, Bezzecchi berpeluang menggandakan kemenangan.
Ducati sendiri menghadapi sejumlah kendala. Marquez belum pulih sepenuhnya dari cedera bahu yang dialami di GP Indonesia 2025, sementara Bagnaia kehilangan momentum akibat kesalahan pengaturan motor. Pembalap tim satelit pun kesulitan bersaing.
CEO Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, memberikan apresiasi kepada rival.
“Pertama-tama, selamat kepada para rival kami, yang pantas menang. Daya saing mereka tidak mengejutkan; kami melihatnya, terutama di tahap akhir musim lalu dan terlebih lagi selama uji coba pramusim,” tulisnya di LinkedIn, yand dikutip Speedweek, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, “Statistik menunjukkan bahwa kami belum pernah naik podium selama 88 balapan berturut-turut, dan untuk pertama kalinya dalam 102 Grand Prix, merek kami tidak terwakili di lima besar. Ini berarti kami perlu segera menutup kesenjangan tersebut, tetapi kami menyadarinya tanpa panik.”
Dall’Igna menekankan bahwa penurunan performa adalah siklus alami setelah periode panjang kesuksesan. Fokus Ducati kini tertuju pada analisis data dan perbaikan pengaturan untuk balapan berikutnya.
Ia juga menyoroti nasib sial Marquez. “Marc melakukan hal itu, memberikan yang terbaik. Namun, dia benar-benar tidak beruntung: pertama di balapan sprint, di mana keputusan yang dipertanyakan oleh steward MotoGP membuatnya kehilangan kemenangan, dan kemudian di GP itu sendiri, di mana, meskipun mengalami beberapa kesulitan, podium sudah di depan mata sebelum dia terpaksa mundur,” tulisnya.
Unggahan Dall’Igna ditutup dengan semangat: “Ayo Ducati!” Ia menegaskan musim ini akan penuh tantangan, dan balapan berikutnya akan menjadi pembuktian.