JAKARTA – Friderica Widyasari Dewi resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026–2031.
Ia terpilih menjadi Ketua OJK yang baru setelah mendapat persetujuan Komisi XI DPR RI dan dikukuhkan dalam rapat paripurna DPR pada Kamis, 12 Maret 2026.
Penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK 2026–2031 menandai sejarah baru karena ia menjadi perempuan pertama yang memimpin lembaga pengawas sektor jasa keuangan Indonesia.
Friderica Widyasari Dewi yang akrab disapa Kiki dikenal sebagai figur profesional dengan pengalaman panjang di sektor pasar modal dan industri keuangan nasional.
Perjalanan karier Friderica Widyasari Dewi di dunia keuangan dinilai memberi modal kuat untuk memimpin pengawasan dan penguatan sektor jasa keuangan di tengah dinamika ekonomi global.
Friderica Widyasari Dewi lahir di Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975 dan menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Sebelum menuntaskan pendidikan sarjana pada 2001, ia sempat dikenal publik melalui beberapa penampilan di sinetron dan kegiatan modeling yang membuat namanya sempat muncul di dunia hiburan.
Namun, langkahnya kemudian beralih sepenuhnya ke dunia akademik dan profesional ketika memutuskan melanjutkan studi ke Amerika Serikat untuk memperdalam ilmu keuangan.
Ia berhasil meraih gelar Master of Business Administration bidang keuangan dari California State University, Fresno, pada 2004.
Sekembalinya ke Indonesia, Friderica Widyasari Dewi sempat berkiprah sebagai pengajar di sejumlah perguruan tinggi seperti STEKPI Trilogi University, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, dan Universitas Indonesia.
Selain aktif di dunia akademik, ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan kebijakan publik termasuk menjadi anggota dewan penasihat The Indonesian Institute Center for Public Policy Research.
Karier profesionalnya di sektor pasar modal dimulai pada 2005 ketika bergabung dengan Bursa Efek Indonesia sebagai Task Force of Marketing Coordinator.
Dua tahun kemudian, ia dipercaya memegang posisi Kepala Departemen Komunikasi sekaligus Corporate Secretary Bursa Efek Indonesia.
Kariernya terus berkembang hingga akhirnya menjabat Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia pada periode 2009 hingga 2015.
Setelah meninggalkan BEI, Friderica Widyasari Dewi bergabung dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dan kemudian dipercaya menjadi Direktur Utama pada periode 2016 hingga 2019.
Di tengah kesibukan profesionalnya, ia juga menempuh pendidikan doktoral di Universitas Gadjah Mada hingga meraih gelar doktor dengan predikat cum laude pada 2019.
Disertasinya menyoroti hubungan struktur kepemilikan perusahaan, nilai perusahaan, serta risiko pada emiten pasar modal di Indonesia.
Kariernya kemudian berlanjut ketika ia dipercaya memimpin BRI Danareksa Sekuritas sebagai Direktur Utama pada periode 2020 hingga 2022.
Friderica Widyasari Dewi kemudian bergabung dengan Otoritas Jasa Keuangan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen sejak 2022.
Di posisi tersebut, ia dikenal aktif mendorong penguatan pengawasan perilaku pasar atau market conduct untuk memastikan integritas industri keuangan sekaligus meningkatkan perlindungan bagi konsumen dan investor.
Setelah mundurnya Mahendra Siregar pada akhir Januari 2026, Friderica Widyasari Dewi sempat menjabat sebagai pejabat sementara Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
Pengalaman panjang di pasar modal, lembaga keuangan, hingga regulator membuatnya akhirnya dipilih sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031.
Dengan latar belakang akademik, pengalaman regulator, serta kepemimpinan di sektor pasar modal, Friderica Widyasari Dewi diharapkan mampu memperkuat stabilitas dan integritas sektor jasa keuangan Indonesia di era transformasi digital dan ketidakpastian ekonomi global.
Data Singkat Friderica Widyasari Dewi
- Nama lengkap: Friderica Widyasari Dewi.
- Tempat dan tanggal lahir: Cepu, Jawa Tengah, 28 November 1975.
- Kewarganegaraan: Indonesia.
Pendidikan
- Sarjana Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada lulus 2001.
- Master of Business Administration bidang keuangan California State University Fresno Amerika Serikat lulus 2004.
- Doktor Universitas Gadjah Mada dengan predikat cum laude pada 2019.
Perjalanan Karier Utama
- 2006–2008 Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan Bursa Efek Indonesia.
- 2008–2009 Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia.
- 2009–2015 Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia.
- 2015–2016 Direktur Keuangan Kustodian Sentral Efek Indonesia.
- 2016–2019 Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia.
- 2020–2022 Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas.
- 2022–2026 Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.
- 2026–2031 Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan.
Sertifikasi dan Aktivitas
Friderica Widyasari Dewi memiliki sertifikasi Wakil Manajer Investasi dan Wakil Penjamin Emisi Efek dari OJK.
Ia juga aktif menjadi narasumber dalam berbagai forum ekonomi, hukum, serta literasi keuangan nasional.
Di media sosial, ia kerap membagikan konten edukasi mengenai perlindungan konsumen dan literasi keuangan kepada masyarakat.***