JAKARTA – Kegagalan Indonesia di Orleans Masters 2026 memastikan hasil pahit sepanjang rangkaian tur Eropa BWF dengan tanpa satu pun gelar juara.
Turnamen yang berlangsung di Prancis ini menjadi penutup dari rangkaian panjang yang dimulai dari German Open, All England Open, hingga Swiss Open yang juga tak menghasilkan trofi bagi Merah Putih.
Harapan terakhir Indonesia untuk menembus partai puncak sirna setelah dua wakil tersisa kandas di babak semifinal pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Di sektor ganda putri, pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang turun sebagai unggulan kedelapan gagal membendung dominasi wakil Jepang.
Rachel/Febi takluk dari Sumire Nakade/Miyu Takahashi dalam duel dua gim langsung dengan skor 10-21 dan 20-22 di Palais des Sports, Prancis.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan awal yang memupus peluang Indonesia di nomor ganda putri untuk melangkah ke final Orleans Masters 2026.
Situasi serupa juga dialami sektor ganda putra yang sebelumnya diharapkan mampu menyelamatkan asa Merah Putih.
Pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang menempati unggulan ketiga justru harus mengakui keunggulan wakil China.
Leo/Bagas menyerah dari He Yuan/Lin Xiang Yi dalam pertandingan dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 10-21.
Hasil ini sekaligus menutup seluruh peluang Indonesia untuk membawa pulang gelar dari Orleans Masters 2026.
Secara keseluruhan, tur Eropa kali ini menjadi periode yang cukup berat bagi skuad bulu tangkis Indonesia karena gagal meraih podium tertinggi di empat turnamen beruntun.
Sementara itu, tuan rumah Prancis justru tampil dominan dengan menempatkan tiga unggulannya di partai final Orleans Masters 2026.
Dominasi tersebut menjadi sinyal kuat kebangkitan kekuatan Eropa di kancah bulu tangkis internasional.
Kondisi ini menjadi evaluasi penting bagi Indonesia untuk meningkatkan konsistensi dan daya saing menghadapi turnamen berikutnya.***