Guncangan hebat melanda wilayah Pasifik Selatan pada Senin (30/3/2026) malam waktu setempat. Gempa bumi berkekuatan raksasa Magnitudo 7,3 mengguncang lepas pantai Vanuatu, memicu kewaspadaan tinggi di wilayah sekitarnya.
Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa berada sekitar 35 kilometer di timur laut Luganville, kota terbesar kedua di negara kepulauan tersebut.
Awalnya, USGS melaporkan kekuatan gempa berada di angka Magnitudo 7,2. Namun, setelah pemutakhiran data, kekuatan guncangan dikoreksi meningkat menjadi 7,3.
Meskipun kekuatan gempa ini tergolong sangat besar dan berpotensi merusak, masyarakat bisa sedikit bernapas lega. Pacific Tsunami Warning Center secara resmi menyatakan bahwa tidak ada ancaman gelombang tsunami yang dipicu oleh aktivitas tektonik ini.
Hingga saat ini, pihak berwenang di Vanuatu belum menerima laporan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang signifikan akibat gempa tersebut. Namun, mengingat kekuatan gempa yang besar, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Luganville, sebagai kota terdekat dari pusat gempa, menjadi fokus utama pemantauan pasca-guncangan untuk memastikan keselamatan seluruh warga.