JAKARTA – Aktris Australia, Nicole Kidman mengungkapkan peran barunya di laur layar: ia tengah menjalani pelatihan sebagai pendamping kematian (death doula).
Profesi ini bertugas memberikan dukungan emosional, fisik, dan psikologis kepada orang yang sedang menghadapi akhir hayat.
Kidman menyampaikan hal tersebut saat berbicara di Universitas San Francisco. Ia menjelaskan bahwa keinginan menjadi pendamping akhir hayat muncul setelah ibunya, Janelle Ann, meninggal dunia pada usia 84 tahun pada 2024.
“Mungkin kedengarannya agak aneh,” akunya, dilansir The Guardian, Rabu (15/4/2026). “Saat ibu saya sekarat, dia merasa kesepian, dan keluarga hanya bisa memberikan sedikit bantuan. Antara saya dan saudara perempuan saya, kami memiliki banyak anak, karier, dan pekerjaan, dan kami ingin merawatnya karena ayah saya sudah tidak ada lagi, dan saat itulah saya berpikir, ‘Saya berharap ada orang-orang di dunia ini yang ada di sana untuk duduk tanpa memihak dan hanya memberikan penghiburan dan perhatian.’”
Kidman menambahkan, “Jadi itu bagian dari pengembangan diri saya dan salah satu hal yang akan saya pelajari.”
Pada September 2024, Kidman meraih penghargaan aktris terbaik pada Festival Film Venesia untuk perannya dalam Babygirl, namun absen dari upacara demi mendampingi keluarganya saat sang ibu wafat. Ayahnya, Antony, telah meninggal pada 2014.
Fenomena death doula sendiri semakin dikenal dalam beberapa tahun terakhir, bahkan digambarkan dalam serial televisi. Di Hollywood, sutradara peraih Oscar Chloé Zhao juga pernah menjalani pelatihan serupa. “Sepanjang hidupku, aku selalu takut mati. Sampai sekarang pun masih begitu,” kata Zhao kepada New York Times. “Dan karena aku sangat takut, aku tidak bisa menjalani hidup sepenuhnya… Seharusnya tidak seseram ini sampai aku bahkan tidak bisa hidup.”