JAKARTA – Sebuah pesawat Turkish Airlines dengan 277 penumpang dan 11 awak terbakar saat mendarat di Bandara Kathmandu, Nepal, pada Senin (11/5/2026). Meski api muncul di roda pendaratan sebelah kanan, seluruh penumpang dan awak berhasil selamat tanpa luka.
“Semua penumpang dan awak pesawat selamat; operasi penyelamatan telah selesai. Kami sekarang sedang menyelidiki kecelakaan tersebut,” ujar Gyanendra Bhul, juru bicara otoritas penerbangan sipil Nepal, kepada AFP.
Insiden ini sempat menutup satu-satunya landasan pacu bandara selama hampir dua jam sebelum kembali dibuka. Nepal dikenal memiliki sejumlah landasan pacu paling menantang di dunia, dikelilingi pegunungan bersalju dan medan ekstrem yang kerap menyulitkan pilot berpengalaman.
Kecelakaan penerbangan bukan hal baru di negara Himalaya tersebut. Uni Eropa bahkan memasukkan seluruh maskapai Nepal ke daftar hitam, mendorong pemerintah setempat untuk memasang sistem radar dan pemantauan cuaca baru.
Turkish Airlines juga pernah mengalami insiden serupa di Kathmandu pada 2015, ketika pesawat dengan 224 penumpang tergelincir dari landasan pacu. Saat itu tidak ada korban jiwa, tetapi landasan pacu ditutup selama empat hari dan puluhan penerbangan internasional dibatalkan.