JAKARTA – Amerika Serikat tengah bernegosiasi dengan Denmark untuk membuka pangkalan militer baru di Greenland. Menurut laporan BBC yang diansir Anadolu, Rabu (13/5/2026), pembicaraan antara kedua pihak telah menunjukkan kemajuan dalam bebrapa bulan terakhir.
Pejabat Washington disebut mempertimbangkan pembangunan tiga pangkalan di wilayah selatan Greenland, yang berstatus semi-otonom di bawah Denmark. Langkah ini dipandang sebagai upaya meredakan ketegangan setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa AS harus “menguasai” Greenland untuk mencegah pengaruh Rusia dan Tiongkok. Ia menegaskan hal itu bisa terjadi dengan “cara mudah” atau “cara sulit.”
Gedung Putih mengonfirmasi adanya pembicaraan tingkat tinggi dengan Denmark dan Greenland, tapi menolak mengungkap detail. Seorang pejabat menyebut pemerintah optimistis negosiasi berjalan ke arah yang benar.
Denmark sendiri mengakui adanya jalur diplomatik dengan Washington. “Ada jalur diplomatik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat. Kementerian Luar Negeri tidak akan memberikan rincian lebih lanjut saat ini,” kata seorang juru bicara kementerian.
Menurut laporan, AS mengusulkan agar pangkalan baru tersebut ditetapkan sebagai wilayah kedaulatan Amerika, dengan fokus utama pada pemantauan aktivitas maritim Rusia dan Tiongkok. Meski demikian, belum ada kesepakatan final, dan jumlah pangkalan masih bisa berubah. Denmark maupun NATO menolak gagasan perebutan Greenland secara sepihak.