JAKARTA – Rencana besar tengah disiapkan José Mourinho untuk membangun ulang Real Madrid usai musim yang mengecewakan dengan fokus utama memperkuat fondasi tim melalui pemain-pemain kunci dari Paris Saint-Germain yang kini mulai membuat manajemen klub Prancis itu waspada.
Pelatih asal Portugal tersebut dikabarkan ingin memperkuat dominasi pemain berbahasa Portugis di ruang ganti Madrid sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang dinilai mampu mempercepat proses adaptasi dan soliditas tim di tengah masa transisi skuad.
Mengutip Kick Football, Sabtu (23/5/2026), nama Nuno Mendes menjadi sorotan utama setelah agen sang pemain, Miguel Pinho, terlihat berada di Madrid yang memicu spekulasi transfer meski bek kiri PSG itu baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2030.
Real Madrid disebut tengah mencari pengganti Ferland Mendy dan profil ofensif Mendes dinilai sangat cocok dengan kebutuhan Los Blancos dalam membangun serangan dari sisi sayap.
Selain Mendes, gelandang PSG Vitinha juga masuk radar Mourinho karena dianggap memiliki kapasitas untuk menjadi motor baru lini tengah Madrid yang mulai kehilangan sosok kunci seperti Toni Kroos, Luka Modric, dan Casemiro.
Jurnalis Spanyol Tomás Roncero bahkan menyebut hanya Rodri dan Vitinha yang saat ini memiliki kualitas untuk mengendalikan permainan di lini tengah Real Madrid dengan stabilitas tinggi.
Sementara itu, kejutan datang dari munculnya nama bek Ukraina Illia Zabarnyi yang dilaporkan ikut dipantau Mourinho sebagai opsi tambahan di sektor pertahanan.
Menurut laporan jurnalis Achille Ash, Mourinho secara langsung meminta informasi terkait kondisi dan potensi Zabarnyi yang sebelumnya direkrut PSG dari Bournemouth dengan nilai transfer sekitar 65 juta euro.
Meski belum sepenuhnya menjadi pilihan utama, pelatih PSG Luis Enrique disebut masih menaruh kepercayaan besar kepada Zabarnyi dan tidak tertarik melepasnya dalam waktu dekat.
Namun demikian, kabar ketertarikan Real Madrid terhadap tiga pemain PSG tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut karena belum didukung oleh sumber-sumber besar lainnya.
Di sisi lain, potensi manuver ini juga tidak lepas dari dinamika internal PSG yang masih dibayangi ketegangan pasca saga Kylian Mbappé yang berdampak pada stabilitas klub.
Kini pertanyaannya, apakah PSG bersedia membuka negosiasi dengan Real Madrid di tengah situasi sensitif tersebut, atau justru memilih mempertahankan aset penting mereka demi proyek jangka panjang di Parc des Princes.***