JAKARTA – Marco Bezzecchi menorehkan sejarah dengan meraih kemenangan pertamanya pada MotoGP Italia sekaligus kemenangan perdana bagi Aprilia di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026).
Start dari pole position, Bezzecchi bangkit setelah hanya finis keempat pada Sprint Race sehari sebelumnya. Ia tampil berani dengan mengerem lebih lambat di Tikungan 1 untuk merebut posisi terdepan dari Jorge Martin. Namun, Pecco Bagnaia sempat menyalipnya di lintasan lurus pada lap ketiga.
“Awalnya, saya dan Jorge bertarung sengit. Saya ingin tetap di depan karena saya tahu ban depan saya akan lebih awet tanpa ada yang di depan,” jelas Bezzecchi, dilansir Motorsport, Senin (1/6/2026). “Tapi kemudian Pecco melaju kencang dan menyalip saya. Saya melihat dia sangat cepat. Saya tidak panik. Saya mencoba untuk tetap dekat, tetapi tidak terlalu dekat agar semuanya tidak terlalu panas.”
Kesabaran Bezzecchi terbayar sepuluh lap menjelang finis. Ia menyalip Bagnaia di Tikungan 1 dan menemukan ritme balapan. “Begitu saya berhasil melewati Pecco, saya menemukan ritme saya dan merasakan motor saya dengan luar biasa,” katanya.
Dua lap terakhir menjadi ujian konsentrasi. “Sejujurnya, dua putaran terakhir sangat sulit karena saya mulai melihat dari sudut mata saya semua orang di tribun, di rerumputan, melambaikan tangan dan bersorak. Mempertahankan konsentrasi itu sulit, tetapi begitu saya melewati garis finis, perasaannya luar biasa.”
Pembalap Italia itu mengakui tekanan besar dari publik tuan rumah. “Sejak Kamis, tekanannya tinggi, para penggemar luar biasa, tetapi tanggung jawabnya juga besar karena semua orang mengatakan kepada saya, ‘kamu harus menang!’ Untuk pertama kalinya saya benar-benar merasakan tekanan, tetapi itu juga menjadi pendorong semangat karena saya melihat begitu banyak orang yang mendukung saya. Jadi saya bekerja keras untuk mencoba mencapai ini dan ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan.”
Bezzecchi juga mendapat dukungan langsung dari sahabatnya, pemimpin klasemen Formula 1 Kimi Antonelli. “Kimi adalah teman baik saya, kami semakin dekat dalam tiga tahun terakhir, dan kehadirannya di sini sangat luar biasa,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Bezzecchi unggul 17 poin atas Jorge Martin menjelang putaran Hungaria akhir pekan depan.