JAKARTA – Kasus ditemukannya tiga warga negara asing (WNA) dalam kondisi mengenaskan di sebuah apartemen kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, masih menyisakan tanda tanya besar. Dua pria dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya ditemukan tak sadarkan diri dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa yang mengundang perhatian aparat penegak hukum itu terjadi pada Senin (1/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian kedua korban melalui serangkaian pemeriksaan medis dan forensik.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa petugas menemukan tiga WNA berada di dalam unit apartemen tersebut dalam kondisi berbeda.
“Dari ketiga orang tersebut, 2 laki-laki berinisial CD (27) dan II (34) dinyatakan meninggal dunia,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).
Satu Korban Selamat Namun Kritis
Selain dua korban meninggal, polisi juga menemukan seorang pria berinisial OSO (39) dalam keadaan tidak sadar. Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Masih menunggu hasil penyebab meninggalnya, sedangkan 1 laki-laki berinisial OSO (39) ditemukan dalam kondisi tidak sadar dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Budha Tzu Chi,” kata Budi.
Kondisi korban yang masih hidup tersebut menjadi salah satu fokus penyelidikan. Polisi berharap keterangan dari korban nantinya dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum dua rekannya ditemukan tewas.
Tidak Ada Tanda Kekerasan
Temuan awal dari tim penyidik dan pemeriksaan fisik terhadap jenazah menunjukkan tidak adanya indikasi kekerasan yang tampak pada tubuh kedua korban.
Menurut Budi, hasil pemeriksaan sementara belum mengarah pada dugaan tindak penganiayaan maupun serangan fisik.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban yang meninggal,” ungkapnya.
Meski demikian, aparat belum menarik kesimpulan terkait penyebab kematian. Berbagai kemungkinan masih terbuka hingga hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik selesai dilakukan.
Polisi Dalami Penyebab Kematian
Kasus ini kini ditangani oleh Polres Metro Jakarta Barat dengan dukungan sejumlah unit terkait. Penyidik tengah mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi kejadian, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas, barang-barang milik korban, hingga riwayat aktivitas mereka sebelum ditemukan.
Ketiadaan luka kekerasan membuat penyelidikan mengarah pada berbagai kemungkinan, mulai dari faktor kesehatan, paparan zat tertentu, hingga penyebab lain yang hanya dapat dipastikan melalui hasil pemeriksaan ilmiah.
“Namun penyelidikan masih terus dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Barat untuk memastikan penyebab kejadian tersebut,” tegas Budi.
Apartemen Jadi Lokasi Penyelidikan Intensif
Penemuan dua jenazah dan satu korban kritis di dalam apartemen tersebut sempat menggegerkan penghuni dan pengelola gedung. Sejumlah petugas kepolisian terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengamankan berbagai petunjuk yang dapat membantu proses pengungkapan kasus.
Hingga Kamis sore, identitas lengkap ketiga WNA tersebut belum dipublikasikan kepada masyarakat. Polisi juga belum menjelaskan asal negara para korban sembari menunggu proses identifikasi dan koordinasi dengan pihak terkait.
Kasus ini menjadi perhatian karena seluruh korban ditemukan dalam satu lokasi dan dalam rentang waktu yang sama. Hasil autopsi serta pemeriksaan medis terhadap korban yang selamat diperkirakan akan menjadi kunci utama untuk mengungkap misteri kematian dua WNA di apartemen kawasan Cengkareng tersebut.