JAKARTA — Adaptasi terbaru Death of a Salesman karya Arthur Miller menjadi pemenang terbesar dalam ajang Tony Awards ke-79 dengan memboyong enam penghargaan, termasuk kategori bergengsi Best Revival of a Play.
Produksi yang dibintangi Nathan Lane dan Laurie Metcalf tersebut mengungguli para pesaingnya dalam malam penghargaan teater Broadway paling prestisius itu.
Reimajinasi atas kritik Arthur Miller terhadap American Dream ini meraih lebih banyak penghargaan dibanding produksi lain mana pun. Selain memenangkan Best Revival of a Play, Death of a Salesman juga mengantarkan Laurie Metcalf meraih penghargaan akting serta Joe Mantello sebagai Best Director of a Play.
Kemenangan tersebut turut menjadi catatan tersendiri karena menandai Tony Award pertama bagi produser kontroversial Scott Rudin sejak mengundurkan diri dari Broadway pada 2021. Meski demikian, nama Rudin tidak disebutkan sepanjang malam penghargaan.
“Kita semua tidak akan berdiri di sini tanpa kejeniusan Joe Mantello yang menciptakan produksi luar biasa ini,” ujar Nathan Lane saat menerima penghargaan Best Revival of a Play, dilansir Variety, Senin (8/6/2026). “Dan yang terpenting, kejeniusan Arthur Miller yang menciptakan mahakarya monumental ini, yang tetap relevan seperti saat pertama kali dipentaskan pada 1949, serta terus mengajarkan kepada kita tentang siapa diri kita sebagai manusia dan sebagai orang Amerika.”
Meski Death of a Salesman mendominasi perolehan penghargaan, para pemilih Tony juga memberikan pengakuan kepada sejumlah produksi lain. Ragtime, Schmigadoon!, dan The Lost Boys masing-masing membawa pulang empat trofi, sementara Cats: The Jellicle Ball meraih tiga penghargaan.
Ragtime, musikal epik berlatar sejarah Amerika, memenangkan Best Revival of a Musical, sekaligus mengantarkan Caissie Levy dan Joshua Henry meraih penghargaan pemeran utama terbaik. Prestasi ini menjadi istimewa karena produksi asli tahun 1998 hanya memenangkan dua Tony Awards, yakni untuk kategori Book dan Score.
Sementara itu, Schmigadoon! tampil sebagai pemenang Best Musical. Musikal komedi yang terinspirasi dari era keemasan Broadway tersebut juga memenangkan kategori Original Score, Book, dan Orchestrations. Produser Christine Schwarzman bahkan sempat bercanda saat berterima kasih kepada Apple TV+, yang membatalkan musim ketiga serial aslinya.
“Tanpa itu,” ujarnya sambil berkelakar, “kami tidak akan bisa membawanya ke Broadway.”
Di kategori akting, John Lithgow meraih penghargaan Best Lead Actor in a Play berkat penampilannya dalam Giant. Kemenangan tersebut menjadi Tony Award ketiganya. Laurie Metcalf menambah koleksi penghargaan Tony miliknya menjadi tiga, sementara Lesley Manville meraih Tony pertamanya sebagai Best Lead Actress in a Play untuk penampilannya dalam Oedipus.
Malam penghargaan juga mencatat sejarah ketika Qween Jean menjadi desainer kostum transgender terbuka pertama yang memenangkan Tony Award melalui karyanya dalam Cats: The Jellicle Ball. Sementara itu, Bess Wohl melalui Liberation menjadi perempuan Amerika pertama dalam hampir empat dekade yang memenangkan kategori Best Play.
“Saya ingin menghormati perempuan di mana pun yang memiliki keberanian untuk menggunakan suara mereka,” kata Wohl. “Dan kepada semua gadis di luar sana, semoga kalian berani menyampaikan kebenaran, dan semoga dunia cukup bijak untuk mendengarkan.”
Acara yang dipandu Pink tersebut berlangsung meriah di Radio City Music Hall, New York, dengan berbagai penampilan spesial, penghormatan kepada insan teater, serta sejumlah pidato yang menyinggung isu sosial dan politik secara ringan. Pink juga menyoroti relevansi banyak musikal dan drama tahun ini dengan kondisi masyarakat saat ini.
Secara keseluruhan, Tony Awards 2026 kembali menegaskan kekuatan Broadway sebagai ruang yang tidak hanya merayakan keunggulan artistik, tetapi juga merefleksikan berbagai isu kontemporer melalui karya-karya panggung yang berpengaruh.