JAKARTA – Arsenal terus bergerak di bursa transfer musim panas 2026 meski sejauh ini baru menambah satu wajah baru, sehingga arah perekrutan berikutnya menjadi sorotan.
Klub asal London itu masih membutuhkan pemain sayap, gelandang pelapis, dan kiper cadangan untuk memperkuat kedalaman skuad menghadapi musim baru.
Namun, tidak semua nama yang dikaitkan dengan Arsenal dinilai layak direkrut karena beberapa justru berpotensi menjadi keputusan yang merugikan.
Mengutip laporan Pain in the Arsenal, Kamis, berikut tiga pemain yang dinilai sebaiknya tidak masuk dalam daftar belanja Arsenal pada jendela transfer kali ini.
1. Illan Meslier
Nama Illan Meslier kembali dikaitkan dengan Arsenal meski performanya belum mampu meyakinkan sebagai solusi di bawah mistar.
Arsenal memang membutuhkan pelapis yang kompetitif bagi penjaga gawang utama, tetapi Meslier dianggap belum menawarkan peningkatan kualitas.
Jurnalis sepak bola Sami Mokbel menyebut Arsenal masih memantau situasi Meslier, meski belum ada indikasi negosiasi serius.
“Memantau pemain tidak selalu berarti klub siap mengajukan penawaran resmi,” demikian pandangan yang berkembang dalam dinamika bursa transfer.
2. Leon Goretzka
Leon Goretzka juga kembali muncul dalam rumor transfer Arsenal setelah beberapa tahun masuk radar klub.
Namun, penampilannya bersama Jerman di Piala Dunia 2026 memunculkan keraguan terhadap mentalitasnya pada laga-laga bertekanan tinggi.
Sorotan muncul setelah gelandang itu tidak mengambil tanggung jawab sebagai algojo adu penalti saat Jerman tersingkir dari Paraguay.
“Arsenal membutuhkan pemain yang siap tampil di momen besar, bukan sosok yang masih dipertanyakan keberaniannya,” menjadi penilaian yang berkembang.
3. Morgan Rogers
Morgan Rogers memang memiliki potensi besar, tetapi nilai transfer yang disebut mencapai 130 juta pound sterling dinilai terlalu tinggi.
Dengan kurs sekitar Rp22.000 per pound sterling, nilai tersebut setara sekitar Rp2,86 triliun, angka yang dianggap tidak sebanding dengan pengalaman sang pemain.
Arsenal dinilai harus menghindari pembelian emosional yang dapat mengganggu keseimbangan finansial klub dalam jangka panjang.
Harga fantastis untuk pemain yang belum sepenuhnya terbukti di level tertinggi dinilai berisiko menciptakan ekspektasi pasar yang tidak sehat.
Arsenal Perlu Tetap Disiplin di Bursa Transfer
Manajemen Arsenal dinilai lebih bijak jika memprioritaskan pemain yang benar-benar sesuai kebutuhan taktik dan memiliki rekam jejak konsisten.
Mengeluarkan dana besar tanpa pertimbangan matang hanya akan memperbesar risiko kegagalan investasi di tengah harga pasar yang terus meningkat.
Strategi transfer yang disiplin diyakini menjadi salah satu kunci agar Arsenal tetap kompetitif tanpa mengorbankan stabilitas keuangan klub.***