LONDON – Novak Djokovic kembali membuktikan kelasnya dengan memastikan tiket semifinal Wimbledon 2026 usai melewati duel penuh drama melawan Felix Auger-Aliassime.
Petenis Serbia itu menang dalam pertarungan lima set dengan skor 7-6(10-12), 3-6, 6-3, 6-7(4-7), 7-6(10-4).
Pertandingan berlangsung di Centre Court, All England Club, London, Rabu (8/7/2026).
Laga berdurasi 5 jam 15 menit itu tercatat sebagai perempat final terlama dalam sejarah Wimbledon era Grand Slam lapangan rumput.
Pertandingan berakhir pukul 22.52 waktu setempat atau delapan menit sebelum aturan batas permainan pukul 23.00 berlaku.
Atmosfer pertandingan semakin memanas setelah tiga set terakhir dimainkan dengan atap stadion dalam kondisi tertutup.
Djokovic harus berjuang sejak awal setelah mengalami gangguan pada kakinya dan sempat mendapat perawatan medis.
Meski kondisi fisiknya tidak ideal, pengalaman panjang membuat mantan petenis nomor satu dunia itu mampu membalikkan keadaan.
Auger-Aliassime tampil agresif sepanjang pertandingan dengan membukukan 29 ace.
Namun Djokovic mampu meredam tekanan lawannya melalui permainan reli dan serangan ke sisi backhand.
“Saya lakukan dengan raket dan hati yang besar, serta kemampuan mengendalikan ketegangan.”
Menurut Djokovic, pertandingan seperti itu menjadi alasan terbesar dirinya tetap menikmati persaingan di level tertinggi.
Juara tujuh kali Wimbledon tersebut juga mengaku bahagia karena kedua anaknya menyaksikan laga hingga tuntas.
Ia menilai pertandingan itu sebagai salah satu momen terbaik sepanjang kariernya di Centre Court Wimbledon.
Kemenangan ini menjadi sukses ke-107 Djokovic selama tampil di Wimbledon dalam rentang 19 tahun.
Catatan tersebut sekaligus mengantarkannya menjadi semifinalis tertua kedua di era Open setelah Ken Rosewall pada 1974.
“Statistik memang menyenangkan, tetapi sekarang fokus saya hanya semifinal.”
“ Saya harus pulih karena akan menghadapi petenis terbaik dunia dalam dua hari.”
Pada semifinal, Djokovic akan menghadapi juara bertahan Jannik Sinner yang menjadi unggulan utama turnamen.
Laga itu membuka peluang Djokovic memperbesar koleksi gelar Grand Slam yang kini telah mencapai 24 trofi.***