JAKARTA – Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menegaskan bahwa Teheran sedang merumuskan strategi “tanggapan yang menghancurkan” terhadap setiap agresi militer. Ia menekankan bahwa serangan terhadap pemimpin tertinggi maupun pejabat Iran tidak akan dibiarkan tanpa balasan.
Dalam unggahan di X, Gharibabadi menulis, “Sangat penting bagi parlemen atau Dewan Kebijakan untuk menyetujui peraturan praktis yang menetapkan tanggapan tegas dan penuh penyesalan dari rezim jika terjadi upaya apa pun terhadap Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, pejabat militer dan negara.”
Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Pernyataan ini muncul di tengah gelombang serangan udara terbaru antara AS dan Iran. Pada Minggu, Teheran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga intervensi AS di kawasan berakhir, menegaskan bahwa jalur vital perdagangan energi dunia itu tidak akan dibuka untuk pelayaran internasional.
Langkah Iran memperlihatkan eskalasi konflik yang semakin tajam, dengan ancaman balasan yang bisa memperburuk ketegangan di Teluk Persia.