JAKARTA – Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) kembali melancarkan gelombang serangan ofensif terhadap Iran pada 12 Juli. Serangan tersebut menargetkan sistem pertahanan udara, radar pantai, kemampuan rudal dan drone, serta kapal-kapal kecil milik militer Iran.
Drone Laut Satu Arah
Untuk pertama kalinya, CENTCOM mengerahkan drone laut serang satu arah bersamaan dengan pesawat tempur, kapal angkatan laut, dan drone udara. “Pasukan Komando Pusat AS menyerang sistem pertahanan udara militer Iran, lokasi radar pantai, kemampuan rudal dan drone, serta kapal-kapal kecil menggunakan pesawat tempur AS, kapal angkatan laut, drone udara serang satu arah, dan drone laut serang satu arah untuk pertama kalinya,” demikian pernyataan resmi yang dikutip Sputnik, Senin (13/7/2026).
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga campur tangan AS berakhir, menegaskan bahwa tidak ada kapal yang diizinkan melintas. Jalur air strategis tersebut kembali menjadi titik panas dalam konflik yang memanas di Teluk Persia.