BALI – Babak semifinal Piala Presiden 2026 mempertemukan dua kekuatan sepak bola Jawa Timur, Persebaya Surabaya dan Arema FC, dalam laga bertajuk derbi panas yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026) malam pukul 20.00 WIB..
Laga ini bukan sekadar perebutan tiket menuju partai puncak, melainkan juga ajang unjuk gigi dua tim yang telah lama terlibat rivalitas ketat di kancah sepak bola nasional.
Persebaya melaju ke fase empat besar dengan modal yang meyakinkan. Skuad besutan Bernardo Tavares tampil sempurna di Grup B dengan meraih kemenangan pada seluruh laga yang dijalani. Adapun Arema FC menyusul sebagai runner-up Grup A, setelah sempat kalah dari Persib Bandung di fase penyisihan namun berhasil menunjukkan konsistensi pada pertandingan-pertandingan berikutnya hingga akhirnya mengunci tiket semifinal.
Kedua Pelatih Saling Puji Kekuatan Lawan
Bernardo Tavares mengaku telah mempelajari sejumlah pertandingan Arema sebelumnya dan berencana melakukan analisis lebih mendalam menjelang laga. Ia menilai Arema memiliki skuad dengan kualitas pemain yang mumpuni di berbagai lini.
Pelatih asal Portugal itu turut menyoroti kedalaman skuad Singo Edan, yang menurutnya membuat performa tim tetap terjaga sepanjang turnamen karena persaingan sehat antarpemain di tiap posisi. Ia mencontohkan bagaimana rotasi pemain dengan durasi bermain yang bervariasi justru menguntungkan tim dalam kompetisi seperti ini.
Di kubu Arema, pelatih Marcos Santos menegaskan timnya membawa modal kepercayaan diri tinggi menuju semifinal berkat dua kemenangan beruntun pada fase sebelumnya. Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut menyatakan timnya akan tampil maksimal sekaligus tetap menghormati kekuatan Persebaya, seraya mengingatkan status Arema sebagai tim dengan raihan gelar terbanyak di ajang ini.
Dua Tim Sama-Sama Kehilangan Ujung Tombak
Kedua kubu dipastikan harus bermain tanpa striker andalan masing-masing akibat cedera. Persebaya kehilangan Alex Martins, sehingga peran ujung tombak berpeluang diisi oleh Yann Mabella atau Ramadhan Sananta. Kondisi serupa dialami Arema FC yang harus kehilangan Gustavo Henrique.
Meski kehilangan pemain kunci di lini depan, Arema masih mengandalkan sejumlah nama berpengalaman seperti Diego Landis, Matheus Blade, dan Joel Vinicius yang berpotensi menjadi penentu jalannya pertandingan.
Lini Tengah Diprediksi Jadi Penentu
Ketiadaan dua penyerang utama membuat kedua pelatih dituntut mencari skema serangan alternatif. Pertarungan di lini tengah pun diprediksi menjadi kunci, khususnya dalam duel kreativitas permainan Persebaya melawan gaya pressing ketat dan serangan langsung yang biasa diperagakan Arema.
Di atas kertas, Persebaya sedikit diunggulkan berkat rekor sempurna selama fase grup. Namun demikian, Arema dinilai memiliki pengalaman lebih matang dalam menghadapi laga-laga besar serta rekam jejak mental juara pada babak gugur.
Dengan tensi rivalitas yang tinggi, duel semifinal Piala Presiden 2026 ini diprediksi berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. Efektivitas dalam menuntaskan peluang serta ketenangan pada momen krusial diperkirakan bakal menjadi faktor penentu siapa yang berhak melaju ke partai final.
Prakiraan Susunan Pemain
Persebaya Surabaya (4-3-3): Ernando Ari (kiper); Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson Silva (bek); Diogo Ramalho, Rachmat Irianto, Francisco Rivera (gelandang); Malik Risaldi, Yann Mabella, Miguel Pereira (penyerang). Pelatih: Bernardo Tavares
Arema FC (4-3-3): Adi Satryo (kiper); Achmad Maulana, Diego Landis, Wallison Maia, Johan Alfarizi (bek); Matheus Blade, Betinho, Arkhan Fikri (gelandang); Gabriel Silva, Joel Vinicius, Marcos Vinicius (penyerang). Pelatih: Marcos Santos



