JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dipastikan mengundang delapan tamu istimewa dari kalangan penerima manfaat program strategis pemerintah untuk hadir dalam Sidang Tahunan MPR bersama DPR dan DPD RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8). Kedelapan tamu tersebut akan menempati posisi khusus di balkon ruang sidang utama, berdampingan dengan sejumlah tokoh teladan nasional dan peserta terbaik Parlemen Remaja.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan, kehadiran para penerima manfaat itu merupakan bagian dari susunan tamu undangan khusus yang telah dirancang untuk sidang tahunan kali ini. Mereka dipilih karena selama ini telah merasakan langsung dampak dari program-program unggulan yang digagas Kepala Negara.
“Dan undangan-undangan khusus, ada penerima manfaat dari Bapak Presiden yang selama ini sudah menerima program tersebut dan merasakan manfaatnya,” ujar Puan saat meninjau kesiapan pelaksanaan sidang di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (12/8).
Meski demikian, baik Puan maupun Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR RI, Suprihatini, belum bersedia mengungkap identitas maupun latar belakang program dari delapan tamu istimewa tersebut. Suprihatini hanya memastikan bahwa mereka akan ditempatkan di lokasi khusus bersama tokoh-tokoh teladan lainnya.
“Pemerintah akan menghadirkan 8 penerima manfaat dari pemerintah, nanti yang akan dihadirkan ditempatkan di balkon bersama dengan para teladan dan juga peserta Parlemen Remaja yang terbaik,” kata Suprihatini.
Total 1.200 Peserta Hadiri Sidang Tahunan
Lebih lanjut, Puan memaparkan bahwa secara keseluruhan sidang tahunan tersebut akan dihadiri sekitar 1.200 peserta. Jumlah itu terdiri atas 732 anggota DPR dan DPD RI, ditambah sejumlah kalangan lain seperti mantan presiden, mantan wakil presiden, para anggota kabinet, hingga tamu kehormatan dari perwakilan negara sahabat.
“Dan yang lain-lain undangan-undangan VIP seperti biasa ada duta besar, para menteri, Menko, dan kepala lembaga seperti itu,” jelasnya.
Persiapan Capai 80 Persen, Sidang Digelar Dua Sesi
Terkait kesiapan teknis, Puan menyebutkan bahwa proses persiapan pelaksanaan sidang tahunan saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen. Ia memastikan seluruh rangkaian persiapan akan rampung sepenuhnya sehari sebelum acara berlangsung.
Sidang tahunan MPR-DPR-DPD dijadwalkan berlangsung dalam dua sesi utama. Sesi pertama dimulai pukul 08.30 WIB, diisi dengan penyampaian pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto. Sesi ini akan dilanjutkan dengan sidang kedua pada siang hari yang berisi penyampaian pidato Presiden terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.
“Kami melaksanakan Insyaallah pada tanggal 14 Agustus hari Jumat dimulai jam 08.30 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan sidang penyampaian RAPBN pada jam 14.30 WIB,” pungkas Puan.
Dengan rangkaian agenda tersebut, Sidang Tahunan MPR RI 2026 sekaligus menjadi momentum penyampaian arah kebijakan anggaran negara untuk tahun mendatang, di tengah kehadiran unsur-unsur masyarakat penerima manfaat program pemerintah sebagai bagian dari simbol keterlibatan publik dalam agenda kenegaraan tersebut.



